Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
BMKG Bali : Warga Agar Waspada Cuaca Ekstrem
Senin, 3 April 2017,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Peralihan musim dari hujan ke musim kemarau, berdampak pada munculnya cuaca ekstrim di pulau Bali. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bali, memperingatkan warga yang tinggal di Bali, agar waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi di sekitar wilayah Bali.
Walaupun curah hujan sudah mulai menurun di wilayah Bali, namun BMKG Bali menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu.
"Untuk musim pancaroba ini, segala kemungkinan bencana seperti tanah longsor dan pohon tumbang bisa saja terjadi," ujar, Luh Eka Arisanti, prakirawan BMKG Bali, kepada Berita Bali Network, Senin (3/4).
[pilihan-redaksi]
Para nelayan dan warga yang beraktifitas di laut juga diminta agar waspda. Menurut BMKG, ketinggian gelombang di perairan Bali mencapai 2 meter lebih.
Pada peralihan cuaca di wilayah Bali, hujan angin disertai petir juga akan terjadi pada bulan April hingga akhir Mei. [bbn/nap/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8428 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5801 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3629 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2454 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026