Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Gerokgak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah asal Desa/Kecamatan Gerokgak, Buleleng, hilang terseret arus saat berenang di Pantai Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kamis (24/9/2026) sore. Hingga Jumat (25/9/2026), korban belum ditemukan.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan pencarian terhadap korban masih dilakukan bersama tim SAR.
Raditya diketahui hilang terseret arus sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, korban bersama dua temannya, Ketut Aldi Widiasa dan Kadek Agus Gery Juniarta, datang ke Pantai Desa Gerokgak untuk berenang.
Korban bersama Kadek Agus berenang menggunakan Styrofoam bekas yang ditemukan di sekitar pantai. Sementara Ketut Aldi tetap berada di pinggir pantai.
Tak lama kemudian, ombak besar membuat korban dan Kadek Agus terlepas dari pegangan Styrofoam. Melihat kejadian tersebut, Ketut Aldi berlari menuju lokasi tambak nener yang tidak jauh dari pantai untuk meminta pertolongan.
Di lokasi tersebut, Ketut Aldi bertemu Putu Swastika alias Butuan, Lutfi Rahman dan Husnain. Ia kemudian memberitahukan bahwa ada temannya yang tenggelam.
Ketiga warga tersebut langsung berlari menuju pantai. Mereka melihat Kadek Agus dalam kondisi timbul tenggelam di perairan. Warga kemudian menolong dan menariknya ke pinggir pantai.
Sementara Raditya terseret arus dan hilang. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi untuk dilakukan pencarian.
"Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan darat. Tim SAR menggunakan rubber boat menyisir perairan dari titik terakhir korban terlihat, sementara tim lainnya menyisir kawasan pesisir," jelas Iptu Yohana.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah barat dan timur dari lokasi kejadian. Sesuai SOP, pencarian terhadap korban akan dilakukan selama tujuh hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5677 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan