Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 29 Mei 2026
BRIN Periksa Gas Air Mata yang Picu Tragedi Kanjuruhan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gas air mata yang disebut-sebut menjadi biang kematian massal Aremania saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu kini diperiksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Keterangan itu disampaikan oleh Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD di Istana Negara seusai menyerahkan hasil investigasi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/10/2022) siang.
"Adapun peringkat keterbahayaan atau keberbahayaan atau racun pada gas itu sekarang sedang diperiksa oleh BRIN," kata Mahfud dalam siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (14/10/2022).
Kendati BRIN menyimpulkan gas air mata tersebut tidak berbahaya, Mahfud meyakini tembakan gas air mata tetap menjadi penyebab utama dari jatuhnya banyak korban tewas saat Tragedi Kanjuruhan.
"Tetapi apapun hasil pemeriksaan dari BRIN itu tidak bisa mencoreng kesimpulan, bahwa kematian massal itu terutama disebabkan oleh gas air mata," papar Mahfud.
Sebelumnya, TGIPF memaparkan penyebab utama banyaknya korban meninggal saat Tragedi Kanjuruhan ialah gas air mata.
"Kematian massal itu terutama disebabkan oleh gas air mata," kata Ketua TGIPF Mahfud MD saat jumpa pers yang disiarkan lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (14/10/2022).
Selain itu, Mahfud menyebut banyaknya korban luka dalam insiden maut itu disebabkan para penonton saling berdesakan seusai gas air mata ditembakkan oleh aparat keamanan.
"Kemudian yang mati dan cacat serta sekarang kritis dipastikan itu terjadi karena desak-desakan setelah ada gas air mata yang disemprotkan itu penyebabnya," jelas Mahfud.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2257 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2159 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1596 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1490 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli