Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Buntut Gelar Fashion Show Seksi LGBT, Kafe Ditutup
BERITABALI.COM, NTB.
Viral di media sosial video beberapa Transpuan atau Waria menggelar fashion show dengan tampilan seksi di sebuah kafe di Kota Bima pada Sabtu (21/1) malam.
Video itu mendapatkan komentar kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya, kegiatan LGBT tersebut merusak tatanan sosial dan pakaian yang digunakan tidak sesuai dengan norma-norma agama yang dianut.
Penutupan tempat hiburan ini dibantu aparat gabungan TNI dan Satpol PP dan disaksikan langsung oleh Camat Rasana'e Barat, Suharni. Dalam memimpin apel, Suharni mengatakan, pihaknya melakukan penyegelan terhadap Kafe Falcao karena meresahkan masyarakat.
Penyegelan ini sebagai bentuk tindakan tegas pemerintah atas dilaksanakannya kegiatan LGBT. Termasuk sebagai pelajaran bagi kafe lain, agar tidak memberikan izin kegiatan serupa yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
"Ini pembelajaran bagi kafe-kafe dan tempat hiburan yang lain agar tidak melaksanakan kegiatan yang mengganggu kenyamanan dan kamtibmas," jelasnya, dikutip IDN Times.
Harusnya setiap ada kegiatan, pemilik cafe melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah sebelum membuat kegiatan malam. Sehingga bisa diketahui, apakah kegiatan yang dilaksanakan dapat mengganggu kenyamanan atau tidak.
"Biar keamanan wilayah terjamin," tegasnya Suharni.
Kepala Kesbangpol Muhammad Hasyim mengatakan, tindakan ini sudah dibahas dalam rapat koordinasi yang sebelumnya digelar. Bahkan pihaknya telah mengklarifikasi beberapa pihak, termasuk pemilik Cafe Falcao terkait video fashion show sekelompok waria yang viral.
"Dari hasil klarifikasi itu, pemilik cafe mengetahui jika acara yang digelar merupakan perayaan ulang tahun seorang pemilik salon," terangnya.
Sayangnya pada saat acara dilaksanakan, ada aktivitas fashion show waria dengan pakaian seksi. Dan aktivitas fashion show itu divideokan dan diunggah di media sosial hingga viral di media sosial.
Sementara itu, pemilik Cafe Falcao, M Yanuar, yang dikonfirmasi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. Pihaknya telah lalai dan mengizinkan kegiatan tersebut.
"Sebenarnya acara permohonan izin ulang tahun. Saya gak tahu diselipkan acara game show seperti dalam video viral itu," tukasnya.
Meski begitu, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya sebelum penutupan cafe miliknya tersebut. Mulai dari koordinasi dengan pihak DPMPTS terkait perizinan hingga membuat surat pernyataan ke kantor polisi.
"Kami terima penyegelan ini. Tapi jangan sampai mematikan usaha kami," pungkasnya
Kasatpol Kota Bima, M Noer tidak menampik bahwa pihaknya ikut menyegel Cafe Falcao. Namun dia enggan berkomentar banyak perihal batas waktu penyegelan tempat hiburan malam tersebut.
"Dari kami pihak Pol PP no komen. Nanti kami akan koordinasi dengan Kesbangpol soal batas waktu penyegelan. Maaf ya," katanya dikonfirmasi, Sabtu (21/1).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan