Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bupati Badung Wajibkan Desa Bentuk SSB Mulai 2027

Minggu, 31 Mei 2026, 21:08 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkab Badung/Bupati Badung Wajibkan Desa Bentuk SSB Mulai 2027.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan olahraga, khususnya sepak bola usia dini. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengumumkan rencana penerbitan surat edaran yang mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun 2027.

Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaring dan membina bibit-bibit atlet sepak bola berbakat secara berkelanjutan sejak usia dini. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap mampu mencetak pemain berkualitas yang lahir dari proses pembinaan yang terstruktur.

"Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel (Kepala Desa) se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa," ujar Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5).

Menurut Adi Arnawa, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang mulai dari kelompok umur 8, 10, 12, 15 hingga 17 tahun. Dengan sistem tersebut, Kabupaten Badung tidak perlu bergantung pada pola rekrutmen instan saat menghadapi berbagai ajang olahraga bergengsi.

Selain itu, para pemain yang dibina melalui SSB desa nantinya akan mengikuti kompetisi resmi yang dirancang oleh pemerintah daerah melalui Liga Mangupura. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas atlet muda Badung.

"Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON)," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp30 juta guna mendukung pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6.

Ketua Panitia Turnamen, I Made Sumaarjaya, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bupati Badung terhadap pengembangan olahraga usia dini di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa turnamen telah berlangsung sejak Februari lalu secara maraton, diawali dengan pertandingan kelompok umur 13 dan 15 tahun.

"Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga," kata Sumaarjaya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kelian Desa Adat Ungasan yang sekaligus Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami