Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Bupati Bharata Tidur di Puri Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Suasana rumjab (rumah jabatan) Bupati Agung Bharata nampak sepi. Tak satu pun peralatan rumah tangga yang dimiliki oleh Bupati asal Puri Gianyar ini tertinggal. Rumah jabatan ini terlihat sudah mulai dibersihkan untuk ditempati oleh penghuninya yang baru.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Jajaran Satpol PP yang kerap berjaga di rumah jabatan tersebut, A.A Sastrawan mengakui sejak belakangan ini, Bupati Bharata sangat jarang ada di rumah jabatan, dan saya dengar beliau sudah tidur di Puri Gianyar."Karena kami bertugas, kami tetap menjaga rumah jabatan ini," jelasnya.
Sedangkan, barang-barang yang dimiliki oleh Bupati Bharata, sejak jauh-jauh hari sudah diangkut untuk dipindahkan. Tepatnya, sehari sesudah hasil Pilkada diumumkan. Dan itupun dilakukan dengan cara mencicil setiap malamnya."Saya rasa, sekarang ini sudah tak ada barang-barang ataupun peralatan milik beliau (Agung Bharata) di rumjab," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu staf rumjab, Panuun membenarkan kalau Bupati Bharata sudah tak pernah tidur lagi di Rumah Jabatan sejak dua hari lalu."Kami juga bakal berkemas-kemas untuk meninggalkan rumjab, karena sudah selesai bertugas," ungkapnya.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun