Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Bupati Sedana Arta Buka TMMD ke-120 di Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Bupati Bangli SN Sedana Arta menjadi Pembina Upacara yang sekaligus membuka acara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Tahun 2024 dengan tema “Darma Bakti TMMD mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah” pada Rabu,(08/05/2024) Bertempat di Lapangan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.
Dalam sambutannya Sedana Arta mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi TMMD kembali digulirkan yang ke 120. TMMD telah banyak memberikan sumbangsih dan andil yang luar biasa berharga yang hasilnya sungguh dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia khususnya di Bali yang tercinta ini.
Semangat kegotong royongan membangun bangsa mulai dari pinggiran yakni Desa, semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan serta lain sebagainya.
“Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kesejahteraan masyarakat sebagaimana TMMD, membantu masyarakat terutama yang terisolir dengan membangun jalan dan jembatan agar memudahkan aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, berkegiatan sosial, keagamaan dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, membangun jambanisasi ataupun sanitasi. Hal ini sangat baik bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih layak dan lebih sehat," Ujarnya dalam kesempatan tersebut.
Tidak ketinggalan upaya- upaya untuk terus mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, tentang ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba. Ini sangat penting dan strategis ditengah berbagai persoalan kebangsaan. Jadi, TMMD bukan semata membangun sarana bagi masyarakat Desa.
Tapi, TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi. Begitu pun masyarakat juga ingin memberikan kontribusinya bagi negeri. Itulah suatu keinginan dan satu tujuan yang harus diintegrasikan dalam satu langkah nyata untuk membangun desa dan kehidupan rakyatnya yang makin baik, layak, sehat dan sejahtera.
Sedana Arta juga mengajak kepada seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama menyukseskan program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat Desa. Bangun Desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal, identitas, budaya dan adat istiadat yang dimiliki. Yang diharapkan adalah Desa yang maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakat lengkap, SDM yang berkualitas, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat. Dan tidak kalah pentingnya mampu melestarikan kebudayaan Bali yang suci dan sakral, tutupnya.
Acara tersebut turut dihadiri juga oleh Danrem 163/Wira Satya beserta istri, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kakesdam IX/Udayana, KahubdamIX/Udayana, KazidamIX/Udayana, Danpomdam IX/Udayana, Kababinminvetcaddam IX/Udayana, Kajasdam IX/Udayana, Kabekangdam IX/Udayana, Kapaldam IX/Udayana, Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Camat Susut, beserta para tamu undangan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bangli
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2048 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun