Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Bupati Sutjidra Tak Ingin Perbekel di Buleleng Terjerat Kasus Korupsi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak perbekel dan kelian desa adat sebagai tokoh yang paling dekat dengan masyarakat untuk menghindari potensi-potensi yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.
Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan kepala desa dan kelian desa adat membuat Pemerintah Kabupaten Buleleng gencar memberikan pendampingan. Bertepatan dengan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Pemerintah Kabupaten Buleleng memberikan sosialisasi bagi seluruh elemen masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (1/12), menyasar lurah, perbekel, dan kelian desa adat se-Kabupaten Buleleng.
Dalam arahannya, Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk mencegah tindak pidana korupsi di tingkat desa. Para lurah, perbekel, dan kelian desa adat mengelola anggaran yang besar sehingga perlu memahami pengelolaan anggaran sesuai regulasi.
“Saya sebagai kepala daerah tidak ingin ada perbekel atau kelian desa adat yang terkait dengan kasus hukum, untuk itu ikuti kegiatan ini dengan baik,” ungkapnya.
Baca juga:
Tinjau Revitalisasi Sekolah di Kecamatan Banjar, Bupati Sutjidra Pacu Pengerjaan yang Tertinggal
Bupati Sutjidra menambahkan, sosialisasi difokuskan pada potensi korupsi yang paling sering terjadi, terutama pada pelayanan dasar.
“Pungutan liar itu yang paling sering, makanya ini perlu ditekankan untuk menyamakan persepsi yang mana saja dimaksud pungli,” imbuhnya.
Di hadapan para kelian desa adat se-Kabupaten Buleleng, Bupati Sutjidra juga menyampaikan rencananya untuk memberikan insentif kepada desa adat dan subak. Namun kebijakan itu baru dapat dilaksanakan tahun depan, mengingat kemampuan fiskal Buleleng tahun ini masih rendah. Termasuk pula rencana bantuan dana untuk desa adat yang melaksanakan ngaben massal, sedaya, dan kinembulan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 658 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 612 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 461 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik