Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Calon Bupati Karangasem Debat Layanan Publik Pendidikan Gratis
Jumat, 13 November 2015,
17:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Paparan tiga kandidat bupati-wakil bupati Karangasem di Ombudsman Provinsi Bali, Jumat (13/11/2015), berlangsung cukup menarik. Dari tiga pasang calon, yang absen hanya Gusti Ayu Mas Sumatri, kandidat bupati nomor 2, dengan alasan sibuk. Yang datang hanya calon wakilnya, Wayan Artha Dipa.
Diantara program pasangan yang jadi topik hangat diantara 3 pasang kandidat tersebut adalah program pendidikan gratis. Sudirta-Sumiati mencanangkan program gratis SPP sampai SLTA/SMK atau gratis 12 tahun, sementara dua kandidat lainnya mencanangkan gratis 9 tahun.
Wayan Artha Dipa yang pernah menjadi Kepala Bappeda Karangasem menyatakan, untuk melaksanakan gratis sampai SMP saja masih banyak kendala di Karangasem, apalagi kalau sampai gratis tingkat SMK dan SLTA. Karena itu, pihaknya tetap pada wajib belajar 9 tahun.
Namun, Wayan Sudirta menyatakan, harus ada optimisme untuk memberikan pendidikan gratis sampai SMK dan SLTA. Sebab jawaban dari semua soal, adalah pendidikan, setidaknya setingkat SLTA atau SMK.
‘’Pendidikan mengatasi kebodohan, mengatasi rasa takut, kemalasan, wawasan yang rendah, dan lain-lain. Dulu, orangtua saya memaksa saya dan saudara yang lain agar bersekolah tinggi ke Jawa. Padahal, ayah saya petani, seorang kepala dusun dan kelihan dadia, dengan jumlah anak 24 orang. Kalau beliau berpikir beaya, tidak akan memaksa anak-anaknya sekolah sampai ke Jawa. Tapi, karena sadar pentingnya pendidikan, kami, anak-anaknya dipaksa sekolah ke Jawa. Tidak boleh pulang, kecuali kalau sudah kelaparan dan tidak mampu bertahan. Dua puluh tahun berikutnya terbukti bahwa keluarga kami berubah. Kalau saya dan saudara-saudara hanya tamat S-1, cucu dari ayah dan ibu saya sudah ada yang dokter spesialis, cucu yang sekolah diluar negeri,’’ ujar Sudirta.
Karena itu, ia yakin, kalau orangtua dan anaknya malas untuk sekolah SLTA atau SMK, mereka harus diberi motivasi, bahwa pendidikan itu penting. Orangtuanya pun mesti diberi motivasi untuk menyekolahkan anaknya minimal sampai SLTA dan SMK. Dengan APBD Rp 1,4 triliun, Karangasem bisa menggratiskan seluruh anak di SMK/SLTA, karena beayanya hanya Rp 16 miliar. Program seperti ini sudah dibuktikan di Kabupaten Jembrana, dan bisa dilaksanakan.
Usai debat, tiga kandidat menandatangani pernyataan dan Fakta Integritas, bahwa bila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, mereka akan memberikan pelayanan publik yang baik untuk masyarakat, termasuk bersedia kooperatif dengan Ombudsman guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.[bbn/rls/*]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8352 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5769 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2442 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026