Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Candi Pura Kahyangan Jagat Puser Saab Nusa Penida Roboh, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
beritabali/ist/Candi Pura Kahyangan Jagat Puser Saab Nusa Penida Roboh, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar.
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bangunan candi yang ada di Pura Kahyangan Jagat Puser Saab, Desa Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, ditemukan ambruk pada Jumat pagi (14/2/2025).
Kerusakan tersebut baru diketahui saat seorang pengayah datang ke pura untuk bersih-bersih. Diperkirakan, candi roboh beberapa jam sebelumnya.
Di area utama mandala pura, terdapat tiga candi. Candi yang ambruk berada di tengah, sementara dua candi di sisi lainnya juga sudah mengalami retak-retak.
Beruntung, candi yang roboh tidak sampai menimpa bangunan lain, sehingga kerusakan dan kerugian materiil dari pengempon pura tidak semakin besar.
"Untuk kerugian belum dihitung secara detail. Namun tadi saat rapat prajuru pura, diputuskan untuk membuat proposal bantuan dengan RAB kurang lebih Rp 1 miliar," kata Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kusuma.
Pasca kejadian, pengempon pura berencana menggelar upacara guru piduka pada Senin (17/2/2025) mendatang. Sedangkan untuk perbaikan, diharapkan dapat segera dilakukan mengingat Pura Puser Saab merupakan Pura Kahyangan Jagat di Nusa Penida.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun