Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
China Ancam Balas Dendam jika AS Jual Senjata ke Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
China mengancam akan melakukan tindakan balasan jika Amerika Serikat mewujudkan penjualan senjata US$1,1 miliar atau setara Rp16,3 triliun ke Taiwan.
Baca juga:
Pesawat 'Hantu' Tanpa Pilot Jatuh di Latvia
"[Kami akan mengambil langkah balasan yang diperlukan," kata juru bicara Kedutaan Besar China di AS, Liu Pengyu, dalam salah satu kicauannya di Twitter, Sabtu (3/9).
Liu kemudian mengingatkan bahwa penjualan senjata AS hanya akan mengirimkan sinyal yang salah kepada "pasukan separatis Taiwan."
Ia pun menekankan bahwa AS harus "menghormati komitmennya terhadap prinsip Satu China."
AS sendiri sebenarnya mengakui Taiwan sebagai bagian dari China di bawah prinsip "Satu China" yang selalu digaungkan Negeri Tirai Bambu.
Dulu, AS pun tak pernah secara terang-terangan membela Taiwan.
Namun, AS mulai terbuka memasang badan untuk Taiwan pada 2018, ketika mereka meneken Undang-Undang Relasi Taiwan (TRA).
Berdasarkan TRA, AS dapat menjalin hubungan dengan "rakyat Taiwan" dan pemerintahnya, tanpa menjelaskan secara spesifik pemerintahan yang dimaksud.
Beberapa tahun belakangan, AS membantu Taiwan dalam proses peremajaan alutsista. Di masa kepemimpinan Trump, AS menyepakati pemberian jet tempur F-16V, yang merupakan versi teranyar dan tercanggih dari F-16.
Kini, pemerintahan Presiden Joe Biden mengizinkan penjualan senjata Rp16,3 triliun ke Taiwan. Kementerian Luar Negeri AS menyatakan alat militer yang dijual ke Taiwan terdiri dari senjata, rudal anti kapal, dan rudal udara.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan