Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cuaca Buruk Ganggu Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas penyeberangan di Selat Bali kembali terganggu akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan tersebut sejak Senin (23/6/2025) malam hingga Selasa (24/6/2025) pagi.
Menurut Manajer Usaha PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, gangguan terjadi akibat gelombang tinggi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Kondisi ini berdampak pada proses bongkar muat kapal yang menjadi tidak lancar dan harus menyesuaikan situasi di lapangan.
“Waktu muat kapal masih dalam batas standar, yaitu sekitar 30 menit. Tapi karena cuaca buruk, proses bongkar muat menjadi lebih lama,” jelas Ryan Dewangga, Selasa (24/06/2025).
Dampak dari situasi ini menyebabkan antrean kendaraan, terutama truk dan bus, hingga ke luar area Pelabuhan Gilimanuk. Meski begitu, sebanyak 28 kapal tetap dioperasikan untuk melayani penyeberangan penumpang dari dan menuju Pelabuhan Ketapang.
Pihak ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan mengutamakan keselamatan karena kondisi cuaca di perairan Selat Bali masih belum stabil.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Selat Bali bagian selatan, yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan