Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Cuaca Buruk Ganggu Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas penyeberangan di Selat Bali kembali terganggu akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan tersebut sejak Senin (23/6/2025) malam hingga Selasa (24/6/2025) pagi.
Menurut Manajer Usaha PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, gangguan terjadi akibat gelombang tinggi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Kondisi ini berdampak pada proses bongkar muat kapal yang menjadi tidak lancar dan harus menyesuaikan situasi di lapangan.
“Waktu muat kapal masih dalam batas standar, yaitu sekitar 30 menit. Tapi karena cuaca buruk, proses bongkar muat menjadi lebih lama,” jelas Ryan Dewangga, Selasa (24/06/2025).
Dampak dari situasi ini menyebabkan antrean kendaraan, terutama truk dan bus, hingga ke luar area Pelabuhan Gilimanuk. Meski begitu, sebanyak 28 kapal tetap dioperasikan untuk melayani penyeberangan penumpang dari dan menuju Pelabuhan Ketapang.
Pihak ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan mengutamakan keselamatan karena kondisi cuaca di perairan Selat Bali masih belum stabil.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Selat Bali bagian selatan, yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3004 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun