Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Cuaca Buruk, Pelabuhan Tribuana Kusamba Berlakukan Buka Tutup
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Angin kencang dan gelombang tinggi terjadi di wilayah perairan selatan Bali, utamanya di wilayah Kabupaten Klungkung Bali. Kondisi ini terjadi sejak Rabu siang dan masih terjadi hingga Kamis (2/7/2020).
[pilihan-redaksi]
Hal ini berimbas pada arus lalu lintas penyeberangan di Pelabuhan tradisional, Tribuana Kusamba Klungkung Bali. Proses bongkar muat penumpang diberlakukan buka tutup, lantaran ombak mencapai empat meter di pantai yang mencapai ke lokasi antrean penumpang.
“Dari ramalan BMKG, gelombang tinggi terjadi di wilayah Pantai Selatan Bali, dengan ketinggian 2,5 sampai empat meter, dan disini sudah mencapai tempat ruang tunggu penumpang dan tidak laik untuk borkar muat,” kata I Wayan Sore, Petugas Syahbandar Wilayah Klungkung, Kamis (2/7) pagi di Pelabuhan Tribuana Klungkung.
Untuk itu, pengangkutan orang diberlakukan buka tutup untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang. Dimana, pada Selasa (30/6) pagi baru satu boat yang bisa diseberangkan pada pukul 07.00 WITA dengan mengangkut 73 penumpang orang. Lantas, saat boat datang dari Nusa Penida hendak menurunkan penumpang tidak bisa karena gelombang membesar.
“Satu Boat dari Nusa Penida, dipindahkan pendaratannya ke Pelabuhan Padangbai, disini tidak memungkinkan, ini saja antrean cukup membludak dari antrean barat hingga timur ramai, namun tetap bisa jaga jarak dan kami awasi untuk tetap menggunakan masker,” terangnya.
Sementara salah satu penumpang, Panji (30) mengaku tetap menunggu cuaca membaik walaupun lama menunggu. “Sudah dari jam tujuh tunggu, tidak apa-apa yang penting bisa menyeberang, karena mau ada upacara,” terangnya.
Dalam situasi ramainya penumpang membludak antre petugas Satpolair Polres Klungkung, Dinas Perhubungan dan serta satpol PP melakukan penjagaan ketat untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan. Terlebih yang bisa menyeberang hanya yang ber-KTP Klungkung dan yang dari luar Klungkung melampirkan surat bebas covid-19 berupa surat Rapid tes atau Swab.
Selain pengangkutan penumpang, untuk bongkar muat barang juga mengalami kendala. Barang kebutuhan pokok hingga Selasa siang masih menumpuk di tiga pelabuhan Baik Tribuana, Banjar Bias maupun Monggalan yang menyeberangkan barang ke tiga Pulau di Nusa Penida.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli