Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dampak Cuaca Ekstrem, Petani Cabai di Bangli Gagal Panen
BERITABALI.COM, BANGLI.
Meskipun harga cabai di pasar tengah melambung tinggi, petani justru terpuruk akibat dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen.
Hal ini dirasakan oleh Made Artana, seorang petani cabai asal Banjar Sala, Desa Abuan, Susut, Bangli. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan sebagian besar tanaman cabai miliknya terserang penyakit, mulai dari busuk batang hingga antraknosa, yang menyebabkan buah cabai membusuk sebelum sempat dipanen.
Baca juga:
Harga Cabai di Karangasem Tembus Rp105 Ribu
Artana mengungkapkan, tanaman cabainya terserang busuk batang yang menyebabkan tanaman layu dan mati. Bahkan, penyakit antraknosa turut menyerang buah cabai, menjadikan buah-buah tersebut busuk.
Meski harga cabai di pasaran saat ini sangat menjanjikan, berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram, Artana tidak dapat menikmati keuntungan tersebut karena hasil panennya hampir seluruhnya gagal.
Meskipun telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak cuaca ekstrem, seperti penyemprotan pestisida dan seleksi buah yang terkena penyakit, dari 2.000 pohon cabai yang ditanam, hampir semuanya terserang penyakit.
Untuk mengurangi kerugian, Artana terpaksa memanen cabai yang masih muda dan layak jual, meskipun harganya jauh lebih rendah, hanya Rp 25 ribu per kilogram.
Artana mengaku semangatnya untuk merawat tanaman cabai mulai menurun, mengingat usaha pengobatan dengan menggunakan fungisida dan insektisida sering kali sia-sia, tergerus oleh hujan deras. Saat ini, ia hanya bisa pasrah dan berusaha sebaik mungkin untuk mengurangi kerugian yang dialami.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan