Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Dana Operasional Seret, Polisi Enggan Buru Pelaku
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sederetan kasus pencurian besar yang terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan seperti pencurian emas 2,218 Kg (25/6) dan pembobolan rumah Kades Banjar Anyar Kediri hingga kini belum terungkap. Padahal dari kedua kasus pencurian di kecamatan Kediri tersebut pelaku berhasil membawa kabur kurang lebih Rp 500 juta.
Lambanya polisi dalam menangani kasus tersebut diduga karena dana operasional yang turun ke msaing-masing anggota kerannya dikecilkan alias seret.
Beberapa sumber mengakui kalau dana operasional pengungkapan kasus sangat terbatas dan masih seret.
“Gimana mau ungkap pelaku pencurian, wong dananya aja kecil, sukur-sukur cairâ€Â jelas salah satu sumber yang mewanti-wanti namanya di korankan.
Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu, Minggu (26/7) belum bisa dihubungi terkait belum terungkapnya kasus pencurian tersebut. HP-nya dalam posisi tidak aktif alias mailbox.
Sekedar info, kasus pencurian toko emas di Pertokoan Jalan MH Thamrin Blok 33 Banjar Jagasatru, Kediri, Kamis (25/6) mengakibatkan korban mengalami kerugian total Rp 413 Juta. Yang terdiri dari uang Rp 13 Juta yang tersimpan di berangkas dan 2,218 Kg Emas.
Modus pelaku pun dibilang baru, pelaku masuk ke toko milik Tri Andi Wijaya itu dengan cara membuat lubang di tembok dari toko sebelah yang sebelumnya dihuni dan disewa pelaku. (nod).
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan