Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 10 Juni 2026
Demo Makan Daging Babi di Tabanan
Kamis, 23 Maret 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menggelar demo makan daging babi, Kamis (23/03) di Lapangan Alit Saputra Dangin Carik Tabanan. Acara yang melibatkan sekitar 500 peserta tersebut dibuka Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa.
Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tabanan Wayan Yatnanadi, Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tabanan, Perpadi,GUPBI Kabupaten Tabanan dan instansi terkait.
[pilihan-redaksi]
Panitia demo makan daging babi yang juga Kadis Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana mengatakan dengan terjadinya kasus suspect meningitis Streptococcus suis di kabupaten Tabanan setelah diduga mengkonsumsi daging babi. Langkah antisipasi sudah dilakukan dengan mengadakan sosialisasi, pelayanan kesehatan hewan seperti spraying kandang babi dan pengambilan sampel darah babi, bekerja sama dengan balai besar veteriner (BBVet) Denpasar di Dusun Pengayehan Desa Gubug Tabanan dan hasilnya negatif.
"Itulah langkah antisipasi kita dan hari ini juga dilaksanakan demo makan daging babi,” ujar budana.
Dijelaskan, tujuan demo makan daging babi tersebut adalah untuk menghilangkan keresahan masyarakat agar tidak takut dan cemas untuk mengkonsumsi daging babi.
”Masyarakat tidak perlu takut dan cemas mengkonsumsi daging babi asalkan diolah dan dimasak secara matang dan sempurna pada suhu 56 derajat celcius selama 30 menit,” jelasnya.
Budana menambahkan peserta demo makan daging babi tersebut sekitar 500 orang yang terdiri dari OPD di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan.
”Di acara ini kita libatkan sekitar 500 orang peserta dari perwakilan OPD di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan,” kata budana.
Sementara, Bupati Tabanan dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan Kasus Meningitis Streptococcus Suis berdampak besar terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, maka diperlukan adanya langkah-langkah strategis dan tindakan konkrit dalam menanggulanginya.
“Langkah pertama informasikan kepada masyarakat khususnya peternak babi agar menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar.Melapor bila ditemukan gejala klinis seperti nafsu makan menurun, kesulitan berjalan, lumpuh dan gejala saraf lainnya,” ungkapnya. [rls/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026