Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Dewan Bali Minta Tindak Tegas Kelompok Radikal
Selasa, 15 Agustus 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya mengaku resah dengan keberadaan anggota jaringan kelompok radikal tersebut, seperti pernyataan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak di media massa.
"Kami terkejut dengan pernyataan Pangdam IX Udayana yang menyebutkan terdeteksinya keberadaan 50 anggota ISIS di Bali. Ini jelas sektor pariwisata akan terancam," kata Tama Tenaya di Denpasar, Selasa.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan Bali sebagai daerah yang menjadi daya tarik pariwisata dunia, tentu menjadi sasaran dari para pelaku teror, hal tersebut harus disikapi agar bisa situasi kondusif.
Tama Tenaya meminta aparat keamanan bergerak cepat menangkap dan menutup ruang gerak mereka, jika anggota ISIS itu benar-benar berada di Pulau Bali.
"Kabar ini sangat mengejutkan. 50 orang itu baru yang terdeteksi, jangan dianggap remeh. Tugas pemerintah dan aparat keamanan menjaga keamanan Bali adalah tantangan yang perlu diwaspadai. Sebelum terjadi apa-apa harus cepat bergerak. Kalau betul itu ISIS ada di Bali, apa kegiatannya, di mana penyebarannya mesti bisa dideteksi dini. Pernyataan Pangdam ini serius," ujar politikus PDIP.
Politikus asal Kuta Selatan, Badung meminta Pemprov Bali terus menerus melakukan koordinasi dengan bupati dan wali kota se-Bali, Pangdam IX/Udayana, Polda Bali.
"Begitu pula koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar kehidupan kerukunan, kedamaian bisa tetap tercipta di Bali karena menjadi tugas kita bersama. Bali yang mengandalkan sektor pariwisata harus dijaga keamanannya," ucapnya.
Hal senada ditegaskan anggota Komisi I DPRD Bali, Ida Gede Ketut Kresna Budi meminta aparat keamanan untuk secepatnya mengambil tindakan tegas. Pernyataan Pangdam IX/Udayana ini harus disikapi serius untuk memastikan Bali bebas dari ancaman teroris.
"Bali yang bertumpu pada pariwisata sangat rawan dengan ancaman keamanan. Terdeteksinya keberadaan anggota ISIS itu harus segera diambil tindakan. Karena rasa aman adalah hal yang paling penting bagi Pulau Dewata," ujarnya.
Sebelumnya di media massa, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak mengungkap data yang diterimanya terkait keberadaan 50 anggota ISIS di Bali, saat melakukan kunjungan kerja ke Kodim 1609/Buleleng, Senin (14/8).
Pangdam IX Udayana pun tidak menutup kemungkinan, jumlah yang belum terdeteksi melebihi dari data yang masuk.
"Kalau itu dari data yang ada, mungkin lebih. Bandingkan seperti di Filiphina, dilaporkan ada 50 setelah darurat militer selama 10 hari, sudah 250 orang. Berarti sudah melebihi. Kalau dianalogikan sudah lima kali lipat," katanya. [bbn/drd/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8448 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5806 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3632 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2460 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026