Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Dewan Setujui Ranperda Narkotika
Rabu, 16 Agustus 2017,
17:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah melalui beberapa tahapan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 dan Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika.
Keputusan ini disampaikan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama saat memimpin Sidang Paripurna DPRD Bali ke-21 tahun 2017 yang dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wakil Gubernur Ketut Sudikerta di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Rabu (16/8).
[pilihan-redaksi]
Selanjutnya kedua raperda ini akan disampaikan ke pemerintah pusat untuk dievaluasi.
“Dengan adanya Perda ini, kita punya payung hukum dalam menentukan suatu anggaran untuk membantu pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika,” kata Gubernur Pastika kepada wartawan usai sidang paripurna.
Mantan Kalakhar BNN ini berencana untuk membuat tempat rehabilitasi untuk pemakai atau pecandu karena kemungkinan rehabilitasi itu dimungkinkan dalam UU Narkotika. Menurutnya rehabilitasi ini harus difasilitasi oleh negara karena biasanya orang yang terkena narkoba sudah tidak memiliki kemampuan untuk membayar biaya rehabilitasi.
Sebelumnya Ketua Pansus Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika I Nyoman Wirya mengatakan pencegahan dan pemberantasan Narkotika berkaitan dengan upaya pemenuhan kewajiban dasar pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan, ketertiban umum, dan sosial.
“Realitas pengaruh penyalahgunaan Narkotika dalam kehidupan bermasyarakat berakibat pada meningkatnya jumlah putus sekolah, kriminalitas, atau gangguan kesehatan hingga kematian,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia menambahkan, diperlukan suatu sistem kebijakan pemerintah yang sistematis dan terstruktur dalam menghadapi dan mencegah dampak dari pola edar Narkotika.
Sementara itu Ketua Pansus Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 Ketut Kariyasa Adnyana memberi apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali karena adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Menurutnya walaupun secara umum terjadi penurunan terhadap Pendapatan Daerah, hal itu disebabkan karena berkurangnya dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya yang bersumber dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.
“Pendapatan asli daerah yang telah menunjukkan kemajuan yang positif pada situasi pertumbuhan ekonomi global dan nasional yang lagi menurun, bagi kami pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan pemerintah pusat tidak bisa diabaikan begitu saja,” ujarnya. [rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8448 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5806 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3632 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2460 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026