Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dewan Tinjau Pelaksanaan Prokes di Tabanan, Ini Temuannya

Senin, 18 Januari 2021, 23:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Memastikan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 sudah diterapkan dengan benar, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama Komisi IV melakukan sidak ke BRSU Tabanan serta sejumlah pasar di Tabanan dan Kediri, Senin (18/1).

Selain itu, dewan juga mengecek kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dalam sidak tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengajak Komisi IV yang membidangi kesehatan. Pertama dewan mengunjungi Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan. 

Dewan mengecek pelaksanaaan protokol kesehatan baik kedisiplinan dalam memakai masker, menjaga jarak serta kedisiplinan pengunjung dan petugas mencuci tangan. 

“Kalau memakai masker  saya lihat sudah disiplin, namun yang menjadi perhatian kedisiplinan pengunjung mencuci tangan sebelum masuk areal rumah sakit,” ujar Dirga.

Dirga dan Dewan lainnya melihat, dengan banyaknya pintu masuk di rumah sakit Tabanan, meski ada disediakan tempat cuci tangan. Namun perlu ada petugas khusus yang terus mengarahkan setiap  yang datang ke rumah sakit untuk mencuci tangan terlebih dahulu. 

“Harus ada petugas khusus yang memang mengarahkan hal itu. Kalau tidak, pengunjung bisa saja tidak cuci tangan langsung masuk,” ujarnya.

Hal lain yang juga menjadi perhatiannya adalah kesiapan rumah sakit maupun Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dewan meninjau lokasi untuk pelaksanaan vaksin termasuk juga tempat menyimpanan vaksin atau cold room yang ada di UPTD Farmasi Dinas Kesehatan di Jalan Hasanudin, Dangin Carik, Tabanan. 

“Kami juga ingin mengetahui keseiapan Faskes dalam proses vaksinasi Covid-19 nantinya,” ujar Ketua Dewan asal Desa Sudimara ini.

Selain mengunjungi rumah sakit, Dewan juga melakukan sidak ke Pasar Kediri dan Pasar Dauh Pala. Di dua pasar ini , Dewan melihat, sudah disediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, namun belum efektif. Banyak yang abai mencuci tangan dan langsung masuk pasar. 
Hal tersebut terjadi karena tidak ada petugas khusus yang mengingatkan atau mengarahkan setiap pengunjung untuk wajib cuci tangan. Selaian itu juga diperlukan tempat cuci di dalam pasar, bukan hanya di pintu masuk. Termasuk untuk pasar modern. 

“Memang harus ada petugas khusus yang mengarahkan setiap pengunjung termasuk juga melakukan sosialisasi ke pengunjung saat berada di pasar,” tandas Dirga.

Pihaknya melakukan sidak ini untuk memastikan Prokes dijalankan dengan disiplin dimanapun berada. Ini dilakukan, mengingat angka penyebaran Covid-19 di Tabanan sangat tinggi dan masih berada di zona merah. Butuh kerjasama semua pihak bukan hanya Satgas baik TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Perhubungan serta Kesehatan, namun juga seluruh masyarakat.  “Kita tidak bisa sendiri-sendiri, semua harus terlibat termasuk masyarakat,” katanya.

Kedepan, pihaknya juga melakukan sidak ke objek wisata serta lainnya untuk memastikan Prokes dijalankan dengan baik di seluruh tempat di Tabanan. “Kami akan terus berlanjut turun, untuk memastikan Prokes dilaksanakan dengan baik dan disiplin,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami