Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Di Depan Mata Istri, Seorang Suami Tepergok Cabuli Anak Tiri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tak bermoral betul yang dilakukan seorang pria bernama Mad (46) warga Desa/Kecamatan Tempursari, Lumajang. Ia melakukan rudapaksa pada anak tirinya sendiri.
Apalagi peristiwa memilukan ini terjadi dan tepergok oleh istrinya sendiri--ibu kandung dari si anak tersebut. Mad tega mengagahi anak tirinya, sebut saja Bunga (12), sebanyak 3 kali di rumahnya.
Dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, kasus ini kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang, Minggu (4/4/2021).
Kronologis peristiwanya, saat itu Mad baru pulang kerja. Dia kemudian mandi. Usai mandi, tersangka memeluk korban yang sedang nonton TV. Terjadilah perbuatan asusila.
Nahasnya, aksi bejatnya diketahui sang istri. "Ibu korban langsung melapor ke Mapolsek Tempursari dan dilanjutkan ke PPA," kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo pada wartawan.
Masih kata dia, adanya laporan dan hasil visum menguatkan untuk dilakukan penangkapan. Pelaku hanya pasrah saat didatangi polisi untuk dijemput dan disidik.
Dari pemeriksaan tersebut diketahui bahwa tersangka sudah tiga kali melakukan pencabulan terhadap anak tirinya itu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2270 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1623 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1574 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun