Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Di Sukawati, Dua Banjar Nyaris Bentrok
Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hajatan Pilkada Bali di Gianyar, Rabu (9/7) nyaris terjadi bentrok antar dua banjar, yakni Banjar Batusepih dengan Banjar Tengkulak Mas, Kemenuh, Sukawati, Gianyar.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Kejadian ini sendiri dipicu terjadinya keributan antara dua pemuda yakni Komang Suar yang merupakan warga Batu Sepih dan Ari, yang berasal dari Tengkulak Mas.
Keributan yang terjadi di Banjar Teges, Peliatan, Ubud ini bermula dari terjadinya pengeroyokan terhadap Ari, yang kemudian karena tidak terima, pria ini langsung pulang untuk mengadu ke warga Tengkulak Mas.
Kontan saja warga Banjar Tengkulak Mas tidak terima dengan perlakuan Komang Suar, kemudian warga keluar rumah untuk menyerbu rumah Suar di Banjar Batu Sepih. Niat warga Tengkulak Mas untuk menyerbu ke rumah Batuh Sepih gagal, karena warga Batu Sepih sudah turun ke jalan terlebih dahulu.
Terkait kejadian ini, secara spontan membuat situasi kedua banjar tersebut sempat tegang. Untung saja, pihak kepolisian dari Polsek Sukawati sigap turun ke lokasi sehingga tak terjadi permasalahan lebih lanjut.
“Yang keluar itu cuman warga Banjar Tengkulak Mas, dan itupun kami langsung redam dan jelaskan permasalahannya sehingga warga kembali masuk ke rumahnya masing-masing,“ ungkap Kapolsek Sukawati, AKP Dewa Adnyana ketika dimintai keterangan terkait ketegangan yang terjadi di wilayahnya. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun