Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dibully di Medsos, Koster: Hidup Mulia Membuat Orang Bahagia

Rabu, 7 Januari 2026, 17:37 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dibully di Medsos, Koster: Hidup Mulia Membuat Orang Bahagia.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi dengan sikap santai berbagai kritik hingga perundungan (bullying) yang kerap dialamatkan kepadanya melalui media sosial. Ia menegaskan, sebagai pemimpin daerah, fokus utamanya adalah bekerja dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat Bali, bukan terjebak dalam perdebatan di ruang digital.

Menurut Koster, kritik dan komentar pedas di media sosial merupakan konsekuensi yang tidak terpisahkan dari jabatan publik. Hal tersebut justru menjadi bagian dari dinamika kepemimpinan sekaligus ujian ketahanan mental seorang pemimpin.

"Dibully itu risiko sebagai pemimpin. Bagian dari dinamika, menguji ketahanan mental kita. Kalau diladenin, berarti kita tidak tahan. Medsos sekarang galak-galak. Tidak apa-apa, itu menguji kekuatan mental," ujar Koster saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan shortcut titik 9–10, Rabu (7/1).

Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu mengaku tetap menikmati dinamika kritik di media sosial. Ia bahkan menyatakan memberi ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin mengkritik maupun membully dirinya.

Bagi Koster, kritik tidak harus dihindari, melainkan dijadikan bagian dari proses evaluasi dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menegaskan tetap bekerja dengan tenang dan konsisten, tanpa terganggu oleh komentar negatif.

"Saya sangat menikmati bully-bully itu. Kalau tidak ada bully dunia sepi. Kita tidak tau mana baik dan buruk. Kalau dengan membully dia hidupnya bahagia, beri kesempatan membuli seluas-luasnya supaya hidupnya makin bahagia. Karena hidup paling mulia itu membuat orang lain bahagia. Bully lah sepuas-puasnya, saya siap menampung. Kita tidak bisa melarang," tegas Koster.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami