Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Diduga Depresi, Wayan Loter Gantung Diri
BERITABALI.COM, TABANAN.
I Wayan Loter (53) warga Dusun Pemudungan, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan ditemukan tewas tergantung di plafon rumahnya, Rabu (23/12). Korban diduga nekat menghabisi hidupnya karena depresi lantaran penyakit insomnia (penyakit susah tidur) yang dideritanya selama ini tidak kunjung sembuh.
Adalah anak korban I Wayan Murdana (32) yang pertama kali menemukan tubuh korban dalam posisi menggantung dengan tali pelastik kuning di flapon rumahnya.
Kejadian itu diketahui Murdana sekitar pukul 11.0 Wita. Saat itu Murdana hendak masuk ke rumahnya. Alangkah terkejutnya Murdana saat melihat tubuh bapaknya sudah mengelayut di kayu plafon rumahnya.
Peristiwa itu pun membuat warga sekitar geger. Tubuh korban yang sudah dingin dan tidak bernyawa lagi tersebut kemudian diturunkan bersama warga setempat.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kami, jelas Kapolsek Pupuan AKP S Irianto seijin Kapolres Tabanan.
Dikatakannya, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena penyakit insomnia yang diderita korban tak kunjung sembuh, kemudian korban depresi dan nekat gantung diri.
Pihak keluarga dapat menerima kenyataan tersebut, pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan