Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Diduga Konsleting Listrik, Tiga Ribu Ayam Terpanggang
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan, Kebakaran yang terjadi di kandang ayam milik Made Arnawa (54) di Banjar Kukub, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Minggu (25/7) mengakibatkan tiga ribu anak ayam mati terpanggang.
Pahumas Polres Tabanan, Aiptu Ni Made Suwarni membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Dikatakannya, kebakaran diduga karena terjadinya konsleting listrik.
Yang menyebabkan api menjalar dan menghanguskan bagian kadang. Suwarni menambahkan warga setempat pertama kali melihat api membesar di kandang milik korban.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.00 Wita itu kemudian dilaporkan kepada Yasuli (40) penjaga kandang. Saksi Yasuli yang tidur di rumah kemudian bangun dan melihat kandang ayam majikannya yang tingkat dua itu sudah dilalap api.
Ia kemudian berusaha mengambil tabung gas yang berada di dalam kandang. Tabung gas tersebut berfungsi sebagai media penghangat kandang ayam.
Meski berhasil mengambil tabung gas tersebut, namun api sudah membesar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berhamburan keluar rumah dan melakukan upaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Selanjutnya, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api kemudian berhasil dipadamkan, sehingga tidak semua kadang ayam ludes. Meski demikian sebanyak 3000 ekor anak ayam mati terpangang. Korban ditaksir mengalami kerugian belasan juta rupiah.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3345 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 942 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan