Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Diduga Perkosa Perawan Tua
Beritabali.com, Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran diduga telah memperkosa Gusti Agung AKR (46), seorang perawan tua warga Banjar Munduk, Pohsanten, Mendoyo, Sgt, oknum bintara pembina desa (babinsa) yang bertugas di Desa Poh Santen, Mendoyo diadukan ke polisi.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (11/9), bintara anggota Kodim 1617 Jembrana asal Desa Perancak, Jembrana ini diduga telah memperkosa AKR yang mengidap gangguan mental.
Kejadian dugaan pemerkosaan ini terjadi Jumat (4/9) pukul 08.30. Saat itu korban sedang duduk di bale-bale dan situasi
rumah dalam keadaan sepi. Sejatinya saat itu, Sgt memang sengaja bertandang ke rumah AKR, hanya saja dengan maksud menemui menemui saudara AKR.
Sgt langsung masuk ke rumah AKR dan menemui perempuan bertubuh kurus dan berkulit gelap itu. Dalam pertemuan itu, keduanya terlibat dalam perbincangan. Sgt menanyakan apakah AKR sudah memiliki pacar dan dijawab belum oleh korban. Jawaban AKR diteruskan Sgt dengan pertanyaan yang lebih menukik, apakah sudah pernah berhubungan badan dengan lelaki dan juga dijawab belum oleh AKR.
Usai mendengar jawaban tersebut, Sgt langsung menarik tubuh AKR ke kamar mandi dan tidak mengetahui kalau adik korban sedang tidur di kamar. Diduga di kamar mandi tersebutlah, Sgt merenggut paksa keperawanan AKR. Saat Sgt dan AKR di dalam kamar mandi, adik korban yang terbangun dari tidurnya
langsung menuju kamar mandi untuk buang air.
Ketika akan membuka pintu kamar mandi, adik AKR sangat terkejut lantaran Sgt keluar terburu-buru dari kamar mandi tersebut lalu langsung ngacir meninggalkan rumah AKR. Adik AKR semakin terkejut manakala melihat AKR yang keluar dari kamar mandi penuh bercak darah di pahanya. Lalu adik AKR bertanya perihal bercak darah tersebut yang dijawab AKR dengan Bahasa Bali. “To nganu, apa kaden maksud ne (dia yang melakukan, tidak mengerti apa maksudnya,red),†kata AKR kepada adiknya.
Curiga kalau kakaknya diperkosa oleh Sgt, adik AKR langsung memberitahukan kepada keluarganya. Kemudian laporan adik AKR itu diteruskan dengan melaporkannya dugaan pemerkosaan itu ke Polsek Mendoyo. Menerima laporan tersebut, pihak Polsek Mendoyo mengkoordinasikannya dengan Polres Jembrana.
AKR lalu divisum di RSUD Negara dengan hasil ada luka robek pada kemaluan korban akibat gesekan dengan benda tumpul. Kasat Reskrim Polres Jembrana , AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Jumat (11/9) membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum Babinsa tersebut ke
Polsek Mendoyo.
“Polsek telah mengkoordinasikan kepada kita dan kemungkinan kasus tersebut akan ditangani Polres,†ujarnya. Suparta juga menegaskan kalau pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi dan AKR sudah divisum. “Kita masih mendalami kasus ini. Untuk sementara kita belum berani pastikan apakah ini pemerkosaan atau bukan, karena hasil visum belum kita terima,†terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Dandim 1617 Jembrana, Letkol Inf. Arief M Aji ketika dikonfirmasi terpisah Jumat (11/9) mengaku sudah mengecek adanya dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan anggotanya. “Secara kedinasan, oknum anggota yang diduga memperkosa itu sudah diproses secara kedinasan,†tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5973 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan