Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Digigit Anjing Tetangga, Bocah 9 Tahun di Klungkung Tewas
Senin, 7 Maret 2016,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Seorang bocah umur 9 tahun di Klungkung Bali, tewas setelah mendapatkan perawatan di ruangan khusus Sal A RSUD Klungkung. Korban tewas setelah menunjukkan gejala Rabies dengan panas tinggi, kejang, takut pada air, dan sinar matahari.
Jero Seruli, ibu dari bocah Agung Gede Arimbawa, menangis meratapi kepergian putra sulungnya yang telah membujur kaku.
Anak Agung Gede Arimbawa, bocah 9 tahun itu, tewas setelah mendapatkan perawatan diruangan khusus Sal A RSUD Klungkung. Korban tewas setelah menunjukkan gejala Rabies dengan panas tinggi, kejang, takut pada air, dan sinar matahari.
Putra pertama dari pasangan Anak Agung Gede Putrawan dan Ni Wayan Suarniti atau Jero Seruli menghembuskan nafas terakhir pagi tadi setelah mengalami kejang pada tubuhnya.
Sebelumnya korban mempunyai riwayat digigit anjing tetangganya pada dua minggu lalu di areal pekarang rumahnya dusun Koripan Tengah, kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Karena takut dan lukanya tergolong ringan, korban tidak melapor kepada orang tuanya. Namun dua hari belakangan ini korban mendadak mengalami panas tinggi hingga dilarikan ke UGD RSUD Klungkung.
“Sebelumnya keponakan saya tidak pernah cerita jika pernah digigit anjing,’’ terang Sang Ayu Rai bibi korban yang tiada hentinya meneteskan air mata.
Pada saat itu, korban sedang bermain dengan sejumlah temannya, namun tanpa disangka kaki kiri korban digigit anjing.
“Sampai sekarang anjing yang mengigitnya masih hidup kok,’’ bebernya, seperti dilansir suaradewata.com.
Setelah mendapatkan informasi bocah positif gejala rabies, pihak Puskesmas Banjarangkan segera memberikan pertolongan berupa vaksin anti rabies ke sejumlah keluarganya untuk mengurangi penyebaran. Sedikitnya 13 keluarga yang notabene mengalami kontak langsung dengan korban disuntikkan vaksin anti rabies.
Menurut petugas Puskesmas Banjarangkan, Nyoman Arjana, Vansin yang diberikan ini bersifat menjaga dan mencegah penyebaran virus tersbut. Mengingat sebelumnya keluarga korban kemungkinan bersinggungan langsung terutama saat dilakukan perawatan.
“Kita antisipasi jika keluarga korban terkontaminasi melalui air liur atau luka cakaran mengingat korban juga mengamuk saat diberikan perawatan di RSUD,’’ tegasnya.
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026