Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dihentikan, Kasus Mark Up Kapal Jimbarsegara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Diduga penanganan kasus dugaan mark up kapal Jimbarsegara sudah dihentikan (SP3). Setidaknya dugaan ini mengacu kepada pernyataan Kasi Pidsus Kejari Negara Hendrianto Isbandi belum lama ini bahwa BPKP angkat tangan dalam menghitung kerugian negara terkait kasus ini.
Sementara Bupati Jembrana, I Gede Winasa ketika ditemui Kamis (18/12) menilai kasus kapal ini sudah dihentikan lantaran pihak Kejari Negara yang menangani kasus ini tidak bisa menghitung kerugian negara. "Yang bisa menghitung kerugian negara 'kan BPKP," terangnya. Mengingat belum ditemukannya kerugian negara, kata Winasa, berarti kasus dugaan mark up kapal ini dihentikan. "Walaupun belum ditemukannya kerugian negara, pihak kejaksaan sudah menetapkan tersangka. Jelas hal ini melahirkan citra jelek,"katanya.
Winasa mengatakan, agar keberadaan Kapal Jimbarsegara tidak mangkrak, pihaknya akan segera mengontrakan kepada pihak ketiga. Sehingga dari kapal ini akan ada pemasukan untuk kas daerah.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4621 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan