Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Diminta Stop Ngaku Raja Majapahit, Wedakarna : Tak Elok Saya Debat dengan Senior
Senin, 23 Mei 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Mendapat kritikan dari tokoh Puri Jembrana, AA Benny Sudteja, Senator Bali, Arya Wedakarna memberi respon. Menurutnya, pengakuan sebagai Raja Majapahit itu sudah sesuai sejarah puri Arya Wedakarna. Wedakarna juga menyatakan enggan untuk berdebat dengan Benny Sutedja, terkait polemik status Raja Majapahit yang diklaimnya.
Hal ini disampaikan Arya Wedakarna lewat akun instagramnya, @senator_gusti_arya_wedakarna, menanggapi berita terkait di akun instagram @beritabalicom.
Dalam tanggapannya, senator Wedakarna menulis :
Kakanda AA Benny Sudteja adalah kawan baik keluarga kami. Beliau pernah datang ke Istana saya di Mancawarna Tampaksiring dan bertemu saya. Tiang juga pernah ke Puri beliau di Negara. Saat beberapa kali bertemu tdk pernah beliau langsung bertanya didepan saya ttg Gelar Raja Majapahit. Kalau beliau bertanya pasti tiang jawab sejarah puri kami. Harusnya bicara dpn tiang nggih. Mungkin ada kaitan dgn sejarah orang tua kami.
Anda boleh tanya ke tokoh tua2 di Bali, pada zaman persaingan politik PKI dan PNI di Bali jelang G30S 1965. kedua ayah kami memang bersaing secara politik... Ayah kami pernah bertarung fisik di podium disaksikan ribuan rakyat dilapangan. kebetulan ayah tiang tokoh PNI yg getol melawan PKI di Bali.
Ayah kami Shri Wedastera Suyasa (Ketua Umum Trah Arya Kenceng Tegeh kori pd zamannya ) adalah teman seperjuangan dgn Cok Sayoga asal Puri Satria (ayah Senator Cok Rat dan Menteri Puspayoga). Ikatan sejarah kami kuat sekali antara Puri Satria dgn Puri Tegeh Kori. Kami sama sama warih, termasuk ketika Raja Denpasar Cokorda Samirana mengangkat tiang jadi salah satu Wakil Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).
Kami juga prihatin bahwa Gubernur Bali AA Sutedja menjadi korban akibat situasi politik saat itu padahal AA Sutedja adalah tokoh yg baik dan disayang Bung Karno. Jadi saya tdk mengerti jika ada pernyataan beliau thd titiang dan memasalahkan gelar Raja.
Dokumentasi sejarah PNI Bali lengkap ada di The Sukarno Center termasuk juga sejumlah saksi sejarah seperti Ibu Sukmawati Soekarno Putri dan keluarga BK. Bisa diperiksa. Jadi demi menjaga nama baik beliau (AA Benny Sutedja) tiang akan sabar manten, semoga beliau sehat dan diberkati. Beliau juga keluarga kami... Tak elok tiang berdebat dgn senior. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8355 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5775 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2445 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026