Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Disdikpora Bangli Tegaskan MPLS Wajib Ramah Anak Tanpa Perpeloncoan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bangli resmi dimulai. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli menegaskan seluruh sekolah wajib melaksanakan MPLS yang ramah anak, bebas dari perpeloncoan, kekerasan, maupun tugas-tugas yang tidak relevan.
Kepala Disdikpora Bangli, I Komang Pariartha, mengatakan MPLS merupakan tahapan penting untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, guru, teman, serta budaya belajar di sekolah.
"Seluruh rangkaian kegiatan MPLS harus berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, menyenangkan, dan mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak anak," ujarnya, Senin (13/07/2026).
Ia menegaskan tidak boleh ada praktik perpeloncoan maupun bentuk kekerasan dalam pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah di Kabupaten Bangli.
Selain itu, sekolah juga dilarang memberikan tugas-tugas yang tidak berkaitan dengan tujuan pendidikan, seperti mencari barang-barang aneh yang selama ini kerap menjadi bagian dari kegiatan orientasi siswa.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Bangli, I Wayan Agus Suardana, memastikan pelaksanaan MPLS di sekolahnya berlangsung selama lima hari dengan pendampingan penuh dari para guru.
Seluruh kegiatan dirancang secara interaktif agar peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan suasana yang menyenangkan tanpa adanya praktik perpeloncoan.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat siswa merasa nyaman, senang, dan gembira sehingga proses adaptasi di lingkungan sekolah berjalan lebih optimal.
Disdikpora Bangli berharap pelaksanaan MPLS yang sesuai dengan ketentuan dapat membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat belajar sejak hari pertama masuk sekolah. Dengan pelaksanaan yang ramah anak, siswa diharapkan dapat memulai proses pendidikan dengan rasa aman, nyaman, dan penuh antusiasme.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1927 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1688 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1504 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun