Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Ditabrak Motor, Pekak Gelot Tewas
Pacung
BERITABALI.COM, BULELENG.
KecelakaanSeorang pekak atau kakek akhirnya tewas di Rumah Sakit setelah ditabrak sepeda motor di lintasan Jalan Singaraja Amlapura, tepatnya di lintasan jalan Desa Pacung Kecamatan Tejakula.
Lantaran ditabrak sepeda motor yang dikendarai Nyoman Sugiada (33), warga Dusun Jerokuta, Desa Bondalem Kecamatan Tejakula, seorang kakek dari Desa Pacung Nyoman Gelot (78) tewas di RSUD Kabupaten Buleleng mengenaskan dengan kepala bagian belakang pecah akibat benturan keras.
.”Korban meninggal dunia saat ditangani ke RSUD Buleleng, kondisi lukanya sangat parah hingga menghembuskan nafas terakhirnya, sebab kepala bagian belakng pecah dan nyawanya tidak bisa diselamatkan, “ ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Kecelakaan lalu lintas sepeda motor DK 4300 VT yang dikemudikan oleh Nyoman Sugiada dengan pejalan kaki, Nyoman Gelot disebabkan karena kelalaian pengendara sepeda motor.
” Karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor, tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki ,maka terjadilah lakalantas,” papar Sudirsa.
Dalam penanganan kasus laka lantas tersebut, Unit Laka Sat Lantas Polres Buleleng masih melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor Nyoman Sugiada, sedangkan sepeda motor DK 4300 VT masih diamankan di Mapolsek Tejakula.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 513 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 392 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 368 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 314 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun