Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Ditinggal Sembahyang, Warung dan Belasan Surat Kendaraan Hangus
Selasa, 21 Mei 2019,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sebuah warung semi permanen ukuran 8x6 meter milik I Made Sudarsa, 45 tahun, di Banjar/Desa Tegalinggah, Kecamatan Penebel, Tabanan terbakar pada Minggu, 19 April 2015.
[pilihan-redaksi]
Kebakaran dipicu karena dupa yang lupa dimatikan usai saat sembahyang. Akibat kejadian itu 14 surat kendaraan bermotor seperti BPKB hangus terbakar.
Kebakaran dipicu karena dupa yang lupa dimatikan usai saat sembahyang. Akibat kejadian itu 14 surat kendaraan bermotor seperti BPKB hangus terbakar.
Peristiwa tersebut terjadi Minggu malam sekitar pukul 21.30 Wita.
Saat itu korban Made Sudarsa tidak ada di rumah karena pulang ke rumah orang tuanya di Banjar Dinas Anyar, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan untuk sembahyang sehingga warung dalam keadaan sepi. Tiba-tiba salah seorang warga I Komang Cahyadi, 40 tahun melihat ada kobaran api membumbung tinggi dari Pura Dalem, Desa Tegalinggah.
Ia pun berlari mendekat ke sumber api tersebut dan mendapati warung korban tengah terbakar. Kebetulan saat itu korban datang bersama orang lain dan bersamaan berteriak meminta tolong kepada warga.
Seluruh warga saat itu berusaha memadamkan api dan sebagian pula mengamankan satu unit kendaraa. Roda dua dan empat mobil milik orang lain di bengkel korban. Warung dan bengkel korban jadi satu bangunan. Namun karena api semakin besar warung tidak bisa diselamatkan. Akibat kejadian itu empat buah telepon genggam milik korban hangus, kulkas, freezer, televisi juga hangus.
[pilihan-redaksi2]
Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya ketika dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan olah TKP warung terbakar dipicu karena dupa usai sembahyang lupa dimatikan saat korban hendak pergi ke rumah orang tuanya. Dengan peristiwa itu beberapa barang berharga hangus seperti HP, TV dan BKPB.
Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya ketika dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan olah TKP warung terbakar dipicu karena dupa usai sembahyang lupa dimatikan saat korban hendak pergi ke rumah orang tuanya. Dengan peristiwa itu beberapa barang berharga hangus seperti HP, TV dan BKPB.
"HP ini milik korban, dan 14 BPKB ini pasuh (pesanan yang dikerjakan) karena warung korban dengan bengkel korban jadi satu. Jadi kalau ada warga yang servis ganti cat mobil menitipkan BPKB ke korban," ungkapnya, Senin, (20/5).
Dikatakan kondisi warung yang menjual minuman dan snack tersebut hangus terbakar tidak ada yang bisa diselamatkan. Korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. "Kerugian material saja, tidak ada korban jiwa," tandasnya. (bbn/tab/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026