Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Ditolak Banyak Pengacara, Margriet Kini Dibela Hotma Sitompul
Kamis, 18 Juni 2015,
07:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah ditinggal dan ditolak sejumlah pengacara untuk menjadi kuasa hukumnya, ibu angkat Engeline, Margriet Christina Megawe (60) kini dibela pengacara terkenal, Hotma Sitompul.
Hotma resmi menjadi kuasa hukum dalam kasus dugaan penelantaran anak yang ditangani Polda Bali. Hotma mengaku ia menjadi kuasa hukum Margriet karena diminta oleh pihak keluarga tersangka.
"Saya akan mendampingi ibu Margriet menjalani proses hukum. Saya diminta langsung oleh pihak keluarganya," ucap Hotma Sitompul didampingi timnya di Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2015.
Usai bertemu Margriet, Hotma menuturkan jika kondisi kliennya, Margriet saat ini kondisinya baik. Menurutnya, Margriet tadi mengungkapkan kronologi terbunuhnya anak angkatnya Engeline.
"Ibu Margriet dalam kondisi baik-baik saja. Tadi ia berbicara cerita kasus yang dialaminya," tuturnya. Usai menemui Margriet, Hotma bersama timnya selanjutnya bertemu Kapolda Bali Irjen Pol Ronny Sompie.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8350 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5768 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3612 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2442 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026