Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




DLH Gianyar Bersihkan Sampah Liar Satu Truk dalam Sehari

Selasa, 13 Januari 2026, 21:51 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/DLH Gianyar Bersihkan Sampah Liar Satu Truk dalam Sehari.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Persoalan sampah liar masih menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar. 

Setiap harinya, petugas kebersihan DLH Gianyar rata-rata harus melakukan pembersihan hampir satu truk sampah liar yang ditemukan di pinggir jalan dan ruang publik.

Kepala DLH Gianyar, Wayan Arsana, mengungkapkan bahwa lokasi pembuangan sampah liar paling sering ditemukan di tempat umum dan sisi jalan. Sampah tersebut kerap dibuang secara sengaja oleh oknum yang melintas.

“Banyak yang sengaja lewat lalu membuang sampah sembarangan,” ujar Arsana, Selasa (13/1).

Menurutnya, penanganan sampah liar tidak bisa dilakukan secara instan. Sampah yang ditemukan tidak langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan harus dibongkar dan dipilah terlebih dahulu oleh petugas.

“Kami bongkar dulu, dipilah, baru bisa diangkut ke TPA,” jelasnya.

DLH Gianyar juga telah menindak sejumlah pelaku pembuangan sampah liar. Arsana menyebutkan, mayoritas pelaku merupakan penduduk pendatang yang tidak berlangganan layanan pengangkutan sampah.

“Banyak yang punya usaha, tapi tidak punya tempat membuang sampah, tidak berlangganan, dan juga tidak memilah,” ujarnya.

Meski demikian, DLH Gianyar tidak melakukan pengangkutan sampah liar secara rutin. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya ketergantungan masyarakat terhadap petugas kebersihan.

“Kami bisa bantu, tapi tidak rutin. Kalau selalu diangkut, nanti masyarakat jadi manja,” tegas Arsana.

Sebagai langkah pencegahan, DLH Gianyar lebih mengedepankan pendekatan edukasi dan koordinasi dengan para kepala desa serta lurah di wilayah Gianyar.

“Kami upayakan edukasi agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan. Perlahan sudah mulai ada penurunan,” katanya.

Secara umum, volume sampah di Kabupaten Gianyar menunjukkan tren penurunan. Sebelum kebijakan pemilahan diterapkan, volume sampah yang masuk ke TPA Temesi mencapai sekitar 400 ton per hari berdasarkan kapasitas truk angkut. Saat ini, jumlah tersebut turun menjadi sekitar 200 ton per hari.

“Sampah plastik juga masih memiliki nilai ekonomi dan menjadi berkah bagi para pemulung,” tambah Arsana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami