Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
DLH Gianyar Bersihkan Sampah Liar Satu Truk dalam Sehari
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Persoalan sampah liar masih menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar.
Setiap harinya, petugas kebersihan DLH Gianyar rata-rata harus melakukan pembersihan hampir satu truk sampah liar yang ditemukan di pinggir jalan dan ruang publik.
Kepala DLH Gianyar, Wayan Arsana, mengungkapkan bahwa lokasi pembuangan sampah liar paling sering ditemukan di tempat umum dan sisi jalan. Sampah tersebut kerap dibuang secara sengaja oleh oknum yang melintas.
“Banyak yang sengaja lewat lalu membuang sampah sembarangan,” ujar Arsana, Selasa (13/1).
Menurutnya, penanganan sampah liar tidak bisa dilakukan secara instan. Sampah yang ditemukan tidak langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan harus dibongkar dan dipilah terlebih dahulu oleh petugas.
“Kami bongkar dulu, dipilah, baru bisa diangkut ke TPA,” jelasnya.
DLH Gianyar juga telah menindak sejumlah pelaku pembuangan sampah liar. Arsana menyebutkan, mayoritas pelaku merupakan penduduk pendatang yang tidak berlangganan layanan pengangkutan sampah.
“Banyak yang punya usaha, tapi tidak punya tempat membuang sampah, tidak berlangganan, dan juga tidak memilah,” ujarnya.
Meski demikian, DLH Gianyar tidak melakukan pengangkutan sampah liar secara rutin. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya ketergantungan masyarakat terhadap petugas kebersihan.
“Kami bisa bantu, tapi tidak rutin. Kalau selalu diangkut, nanti masyarakat jadi manja,” tegas Arsana.
Sebagai langkah pencegahan, DLH Gianyar lebih mengedepankan pendekatan edukasi dan koordinasi dengan para kepala desa serta lurah di wilayah Gianyar.
“Kami upayakan edukasi agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan. Perlahan sudah mulai ada penurunan,” katanya.
Secara umum, volume sampah di Kabupaten Gianyar menunjukkan tren penurunan. Sebelum kebijakan pemilahan diterapkan, volume sampah yang masuk ke TPA Temesi mencapai sekitar 400 ton per hari berdasarkan kapasitas truk angkut. Saat ini, jumlah tersebut turun menjadi sekitar 200 ton per hari.
“Sampah plastik juga masih memiliki nilai ekonomi dan menjadi berkah bagi para pemulung,” tambah Arsana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan