Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Drone China Gentayangan Lagi di Langit Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Taiwan melaporkan sebuah pesawat pengintai tak berawak milik militer China memasuki zona pertahanan udara pada Senin (5/9). Ini merupakan manuver provokatif terbaru dari China sejak dibuat marah gara-gara lawatan Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taipei pada awal Agustus lalu.
Pesawat tak berawak, yang diidentifikasi oleh Kementerian Pertahanan Taiwan, sebagai jenis BZK-007, menerobos barat daya Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan bersama delapan pesawat tempur China lainnya.
BZK-007 adalah drone militer yang jauh lebih besar yang dibangun Guizhou Industry Corporation. Drone itu bisa terbang dengan jarak jauh dan memiliki fitur pengintaian yang jauh lebih canggih.
ADIZ Taiwan jauh lebih besar dari wilayah udaranya dan tumpang tindih dengan ADIZ China. ADIZ Taiwan bahkan mencakup beberapa wilayah udara di atas daratan China.
Dikutip AFP, insiden ini terjadi beberapa hari setelah militer Taiwan menembak jatuh drone kecil tak dikenal. Drone itu diyakini berasal dari China.
Sejak China marah soal kunjungan pejabat AS ke Taiwan, Beijing terus melancarkan latihan besar-besaran hingga mengerahkan puluhan kapal perang dan pesawat militernya ke Selat Taiwan.
Latihan militer itu digadang-gadang menjadi yang terbesar dan paling agresif sejak pertengahan 1990-an. Taiwan pun mencatat rekor 446 provokasi udara oleh pesawat tempur China selama Agustus.
Sebanyak 23 juta warga Taiwan pun hidup di bawah ancaman invasi China terus-menerus.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan