Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Dua Anjing Positif Rabies di Jembrana, Warga Mendoyo Resah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Kecamatan Mendoyo, Jembrana kembali dibuat resah setelah dua anjing yang menyerang warga di dua lokasi berbeda dipastikan positif rabies.
Kepastian ini diperoleh setelah hasil uji sampel otak dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar keluar pada Selasa (27/5/2025) sore.
Kasus pertama terjadi di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan. Seekor anjing liar tiba-tiba menyerang empat orang warga. Beruntung, keempat korban hanya mengalami gigitan di bagian tubuh dengan risiko rendah dan langsung mendapatkan vaksin anti rabies (VAR).
Setelah kejadian, otak anjing tersebut dikirim ke BBVet untuk diuji, dan hasilnya menunjukkan anjing tersebut positif rabies.
Insiden serupa juga terjadi di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring. Kali ini, seekor anjing peliharaan menyerang lima orang sekaligus, termasuk pemilik dan anggota keluarganya. Hasil laboratorium pun memastikan hewan tersebut positif rabies.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gede Putu Kasthama, membenarkan adanya dua kasus baru rabies tersebut.
“Ada dua sampel yang keluar hasilnya dan keduanya positif rabies,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (28/5/2025).
Ia menambahkan, seluruh korban dari dua lokasi tersebut telah mendapatkan VAR di fasilitas kesehatan terdekat. Pihaknya kini tengah melakukan vaksinasi rabies secara massal di wilayah-wilayah rawan, termasuk sekitar lokasi kasus terbaru.
Dengan bertambahnya dua kasus ini, total kasus hewan penular rabies (HPR) di Jembrana sepanjang 2025 telah mencapai 49 kasus, hanya selisih lima kasus dari total rabies di tahun 2024.
“Kami minta masyarakat tetap waspada, jika melihat hewan dengan perilaku mencurigakan, segera laporkan atau bawa ke faskes terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Kasthama.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5856 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan