Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Dua Pemancing Dihantam Ombak di Labuan Sait Uluwatu, Satu Orang Hilang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dua orang pemancing di Perairan Labuan Sait, Uluwatu terhantam ombak, Sabtu (25/3/2023) pagi.
Akibat kejadian tersebut 1 korban selamat atas nama I Wayan Ariana (54). Sementara satu orang lainnya masih belum ditemukan bernama I Wayan Redita (51).
Dari informasi yang dihimpun, awal kejadian pada Jumat (24/3/2023) malam, dua orang pemancing berangkat menggunakan sampan dari Pantai Labuan Sait, namun nahas keesokan paginya sekitar pkl 04.00 WITA perahu mereka dihantam ombak. Jarak lokasi kejadian hingga daratan berkisar 4,5 NM.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima informasi kejadian pada pukul 08.15 WITA.
"Kami menerima informasi dari Balawista Kuta Selatan, I Wayan Somer bahwa seorang pemancing hilang saat sampannya terhantam ombak," terang I Wayan Suwena, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Bali.
Merespon laporan kecelakaan itu, Kantor Basarnas Bali menggerakkan 17 personel dan berkoordinasi dengan Balawista Kuta Selatan dan Babinsa Labuan Sait.
"Respons awal mengerahkan Balawista untuk melakukan pencarian sebelum RIB Basarnas Bali tiba di lokasi, bergerak dari Pelabuhan Benoa," terang Suwena.
Tim darat melakukan pemantauan dan koordinasi dengan nelayan setempat. Luas area pencarian pada operasi SAR hari pertama yakni kurang lebih 18 NM2.
Hingga pukul 18.00 WITA tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Basarnas Bali, Dit Polairud Polda Bali, SAR Samapta Polda Bali, Sat Polair Polresta Denpasar,BPBD Kab Badung, Balawista Kuta Selatan, Relawan IOF,keluarga korban dan masyarakat setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli