Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dua Pemuda Terlibat Penganiayaan di Kubutambahan, Sempat Gunakan Sajam
BERITABALI.COM, BULELENG.
Insiden penganiayaan melibatkan dua pemuda terjadi di Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa dan Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (14/12) sekitar pukul 17.10 WITA. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh pengaruh minuman beralkohol.
Korban dalam kasus ini diketahui bernama I Ketut Hardiasa (24), asal Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Sementara pelaku adalah Ketut Sri Purnawa (25), asal Banjar Dinas Pasek, Desa/Kecamatan Kubutambahan.
Kapolsek Kubutambahan, AKP Kadek Robin, saat dikonfirmasi Selasa (16/12), membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian pada Senin (15/12).
AKP Robin menjelaskan, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor dan disalip oleh pelaku, namun nyaris bersenggolan. Peristiwa itu kemudian memicu emosi kedua belah pihak.
“Korban kemudian mencari pelaku. Saat bertemu, pelaku menyuruh korban berhenti. Ketika berhenti, pelaku langsung memukul korban satu kali menggunakan tangan kanan mengepal ke arah wajah dan mengenai pipi kiri korban,” jelas AKP Robin.
Usai kejadian pertama, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Namun tidak berselang lama, keduanya kembali bertemu di areal lapangan Pura Penyusuan, Desa/Kecamatan Kubutambahan. Di lokasi tersebut, keduanya kembali terlibat cekcok hingga berujung penyerangan menggunakan senjata tajam.
“Serangan tersebut mengenai telapak tangan kiri korban. Beruntung pelaku segera dilerai oleh warga yang berada di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Merasa tidak terima atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kubutambahan. Namun dalam proses penanganan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
“Mereka sepakat damai dan sudah membuat pernyataan damai di kantor desa Kubutambahan. Antara pelaku dan korban ini sebenarnya teman dan sudah saling kenal," kata AKP Robin.
Lebih lanjut, AKP Robin menyebut pelaku mengakui berada dalam pengaruh minuman beralkohol saat kejadian berlangsung. "Pelaku mengaku sempat mengonsumsi arak," terangnya.
Meski berakhir damai, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menahan emosi dan tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan, terlebih menggunakan senjata tajam yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan