Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dupa Diduga Picu Dua Gelebeg di Seririt Terbakar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua bangunan gelebeg milik warga di Banjar Dinas Carik Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, ludes terbakar, Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu dupa yang masih menyala setelah digunakan untuk persembahyangan.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 Wita. Korban diketahui bernama Nyoman Puspadana (81).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pada Rabu (29/7) sekitar pukul 18.00 Wita, korban melaksanakan persembahyangan dan meletakkan banten serta dupa yang masih menyala di dalam gelebeg.
Pada malam harinya sekitar pukul 22.00 Wita, korban meninggalkan rumah untuk mekemit di Pura Melanting.
"Keesokan paginya, korban diberi tahu oleh anaknya bahwa telah terjadi kebakaran di rumah. Saat tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran," ujar Iptu Yohana.
Di dalam gelebeg tersebut tersimpan gabah dan perlengkapan sembahyang yang mudah terbakar. Polisi menduga bara api dari dupa yang belum padam, memicu kebakaran hingga menghanguskan dua bangunan gelebeg.
Baca juga:
Cegah Kebakaran TPA, DLH Bangli Maksimalkan Pemilahan Sampah
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar. Salah seorang saksi yang mendapat informasi dari warga langsung menuju lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api pun baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 Wita.
Akibat kejadian tersebut, dua bangunan gelebeg mengalami kerusakan berat dengan bagian atap habis terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Iptu Yohana menambahkan, korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seririt. Korban menganggap peristiwa itu sebagai musibah dan mengakui kebakaran diduga terjadi akibat kelalaiannya sendiri.
"Korban mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak membuat laporan polisi," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5752 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan