Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Ekonomi Bali Mulai Bergairah, Perajin Tedung Sumringah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sejumlah pelaku usaha kecil seolah mendapat angin segar seiring dengan mulai datangnya pesanan.
Seperti yang dirasakan perajin tedung (payung) khas Bali, Putu Suardana asal Banjar Pengiasan, Mengwi, Badung yang berlokasi di Banjar Pupuan Panca Jaya, Mengwi, Badung.
Ia mengatakan dari pesanan tedung selain dipesan untuk keperluan upacara, juga dari usaha industri pariwisata khususnya Villa-villa di Badung yang jumlahnya beragam. Untuk jenis tedung diminati untuk sektor pariwisata adalah jenis tedung susun.
"Permintaan sudah mulai normal situasinya sekarang juga sudah terlihat mulai ada orderan masuk dari villa ada juga minta payung (tedung) susun," katanya, Selasa (26/4) di Mengwi, Badung.
Permintaan ini sudah berlangsung sejak seminggu lalu. "Ada juga perusahaan dari Jakarta memesan payung susun sampai 60 biji. Tentu jadi semangat kerja juga akhirnya," ujarnya.
Ia menyebut pariwisata Bali yang mulai bangkit berdampak pada meningkatnya orderan sebesar kurang lebih 70 persen. Jumlah permintaan mulai dari 2 set dan ada juga 3 set payung dengan pilihan warna kuning, merah, dan poleng.
"Selain permintaan untuk payung susun juga ada payung single untuk odalan dan umbul-umbul sudah mulai ada. Permintaan sementara sebagian besar dari daerah Canggu, Badung," jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan ini kalau dibilang sulit pasti sulit tetapi kita tetap semangat. "Selama ini belum ada kendala, masih bisa di-handle", sebutnya.
Menurut Suardana, rata-rata per hari ia mampu membuat 5 payung dengan 3 karyawan. Ia berharap kepada Pemerintah terkait agar segera dapat memulihkan ekonomi terutama di Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 641 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan