Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Enam Tewas Akibat Hujan Lebat Disertai Banjir-Longsor di Jepang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Enam orang tewas akibat hujan deras di wilayah Kyushu Jepang, yang menyebabkan banjir hingga tanah longsor.
Meskipun Badan Meteorologi Jepang telah menurunkan peringatan khusus untuk hujan lebat, namun otoritas Tokyo tetap mendesak warga untuk waspada mengantisipasi terjangan longsor.
"Pemerintah kota masih melakukan pemeriksaan terhadap korban. Kami menerima informasi tentang tiga korban tewas, tiga kematian lainnya berpotensi terkait dengan bencana, tiga hilang, dan dua luka ringan," kata Kepala Sekretaris Kabinet, Hirokazu Matsuno, dilansir Reuters.
Sementara itu menurut pemberitaan AFP, tanah longsor di kota Kurume, wilayah Fukuoka, menyebabkan 10 orang terjebak. Sembilan dari mereka selamat, namun satu lansia berusia 70-an dipastikan tewas.
Di kota Hirokawa di Fukuoka, jasad seorang pria lansia ditemukan di dalam kendaraan yang terendam banjir, yang terperangkap di saluran irigasi.
Hujan di wilayah tersebut mereda pada Senin (10/7) sore. Namun di hari sebelumnya, lebih dari 420 ribu warga berada di bawah peringatan evakuasi tingkat tinggi dan cenderung berbahaya.
Hampir dua juta lebih orang di Fukuoka, Hiroshima, Saga, Yamaguchi dan Oita berada di bawah peringatan tingkat rendah. Pemerintah mengimbau warga untuk mengungsi, jika berada di daerah berbahaya.
Jepang memiliki lima tingkat perintah evakuasi. Saat ini kantor Perdana Menteri Jepang telah membentuk gugus tugas khusus, untuk mengoordinasikan tanggapan terkait hujan lebat.
"Pemerintah melakukan yang terbaik untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kerusakan, dan mengambil langkah-langkah di bawah kebijakan untuk memastikan 'keamanan rakyat' terlebih dahulu," ungkap Matsuno.
Jepang saat ini sedang mengalami musim hujan tahunan, yang sering kali disertai hujan lebat, dan terkadang mengakibatkan banjir dan tanah longsor, serta memakan korban jiwa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1891 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1507 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 995 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 927 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun