Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Erick Thohir Sebut Harga BBM Pertalite Bukan Rp10.000
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah sampai pada hari ini masih membanderol Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 atau Pertalite Rp10.000 per liter. Meskipun tak mengalami perubahan seperti harga BBM non subsidi yakni Pertamax Cs, rupanya harga Pertalite saat ini masih di bawah keekonomian.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Ia mengatakan, saat ini harga jual BBM Pertalite di masyarakat masih lebih rendah dibandingkan harga keekonomiannya.
Erick menyebut, saat ini pemerintah masih memberikan subsidi sekitar Rp1.100 per liter untuk BBM Pertalite. Artinya, harga keekonomian BBM Pertalite kini masih berada di kisaran Rp11.100 per liter. "Tapi pemerintah sudah bantu Rp6.500 untuk Solar, Pertalite Rp1.100. Banyak itu lho. Tinggal gaya hidup kita," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (02/02/2023).
Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji. Tutuka menyebut, harga keekonomian BBM Pertalite terakhir di periode Januari 2023 menurutnya masih di atas Rp1.000 per liter dari harga yang dibanderol saat ini Rp10.000 per liter, sehingga pemerintah belum menurunkan harga BBM Pertalite.
"Kita lihat terus perkembangan minyak dunia, jadi minyak dunia itu tidak turun juga, naik turun naik turun, sekarang mau naik lagi malahan, jadi coba lihat saja harga minyak dunia. Kalau harga (minyak) kemarin agak rendah itu ternyata kalau kita cek masih ada di sekitar Rp1.000 berapa (selisihnya), dengan harga Pertalite yang saat ini jadi harga keekonomiannya masih tinggi Rp11.000, jadi kita tidak mengubah harga Pertalite, ya disubsidi tadi," paparnya saat konferensi pers, Senin (30/01/2023).
Dia pun menegaskan, dengan pemerintah masih memberikan subsidi Rp1.000 per liter, maka pemerintah memutuskan belum melakukan perubahan harga BBM Pertalite. "Jadi kita belum ubah karena memang kondisinya harga keekonomiannya masih di atas harga Pertalite saat ini yang disubsidi," ucapnya.
Sementara itu, harga BBM setara Pertalite atau RON 90 yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta justru telah dinaikkan per 1 Februari 2023 ini. Baik Shell, BP-AKR, maupun Vivo juga telah menaikkan harga BBM RON 90 atau setara Pertalite.
Meski Pertamina hingga kini masih membanderol harga BBM Pertalite Rp10.000 per liter, namun SPBU swasta menaikkan harga BBM RON 90 ini.
Harga BBM jenis Revvo 90 yang dijual SPBU Vivo misalnya, mulai 1 Februari 2023 dinaikkan menjadi Rp13.710 per liter dari yang sebelumnya pada Januari 2023 hanya Rp11.800 per liter.
Tak hanya Vivo Energy Indonesia, SPBU milik BP Indonesia - AKR juga menaikkan harga BBM setara Pertalitenya atau BP 90 menjadi Rp13.860 per liter dari sebelumnya Rp12.940 per liter.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2133 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1973 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1461 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1345 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli