Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Fenomena Botol Merah Usir Anjing, Ahli Tegaskan Tak Efektif
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Fenomena botol air mineral berisi cairan merah yang dipasang di pinggir jalan, trotoar, hingga depan rumah semakin marak di sejumlah wilayah Bali, termasuk di Kabupaten Gianyar.
Di beberapa titik seperti Banjar Blangsinga, Desa Saba, dan Banjar Belaluan, Desa Singapadu Tengah, deretan botol merah berjajar rapi seolah menjadi “penjaga” lingkungan.
Warga percaya pantulan cahaya dari air berwarna merah dalam botol dapat mencegah anjing buang air sembarangan di sekitar lokasi. Keyakinan ini membuat fenomena botol merah terus meluas ke berbagai daerah.
Namun, Kepala UPTD Puskeswan III Gianyar, drh. I Nyoman Arya Dharma, yang juga anggota Tim KIE PDHI Bali dan Ketua HKTI Gianyar, menegaskan belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan efektivitas botol merah tersebut.
“Anjing lebih dipengaruhi oleh aroma, kebiasaan, dan penandaan wilayah. Bukan oleh cahaya atau warna air merah,” jelasnya seizin Kepala Dinas Pertanian Gianyar, Ir. Anak Agung Putri Ari.
Menurutnya, fenomena ini lebih banyak berakar pada kebiasaan turun-temurun atau efek psikologis visual bagi pemilik rumah.
“Pemilik merasa sudah melakukan upaya perlindungan, walaupun pengaruhnya terhadap perilaku anjing tidak jelas,” tambahnya.
Meski tidak terbukti secara ilmiah, fenomena botol merah menunjukkan keresahan warga terhadap masalah kebersihan lingkungan, khususnya kotoran anjing liar di area pemukiman.
Arya Dharma menyarankan solusi yang lebih masuk akal dan berkelanjutan, seperti edukasi pemilik hewan agar lebih bertanggung jawab, penyediaan area khusus anjing di wilayah padat penduduk, pemanfaatan aroma alami yang tidak disukai anjing, hingga vaksinasi serta pengawasan populasi anjing.
“Fenomena botol merah memang menarik, tapi yang lebih penting adalah edukasi dan solusi nyata. Kebersihan lingkungan hanya bisa terjaga bila ada kesadaran bersama,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1825 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun