Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 29 Mei 2026
Film KKN Di Desa Penari Akan Hadir Lagi, Lebih Panjang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Film KKN Di Desa Penari akan hadir dalam format lebih panjang. KKN Di Desa Penari: Luwih Dowo Luwih Medeni itu akan berdurasi 40 menit lebih lama dari film sebelumnya.
Produser MD Pictures, Manoj Punjabi mengatakan, film tersebut bukan sekadar penambahan durasi saja.
"Adegan yang anda lihat, sekarang lebih dalam lagi, lebih lengkap, mengerikan," kata Manoj Punjabi di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (10/10).
Manoj Punjabo mengungkap alasan pihaknya membuat KKN Di Desa Penari extended version alias lebij panjang. Dia menyebut film horor tersebut mendapat banyak atensi dari masyarakat Indonesia.
"Permintaan dari fan, kami lihat potensinya, sayang banget kalau kami enggak sampaikan. Bagi kami ini membuat film baru, experience film baru," beber Manoj Punjabi.
"70 persen dari editing, 30 persen syuting baru," tambahnya.
Sutradara KKN Di Desa Penari, Awi Suryadi membantah jika pembuatan film ini hanya demi aji mumpung.
"Tujuannya kayak fans service, adegan di naskah yang belum sempat dimasukkan, kami masukkan, lanjutkan lagi," tutur Awi Suryadi.
Adapun KKN Di Desa Penari merupakan film terlaris di Indonesia yang mendapatkan 9,2 juta penonton selama masa penayangan. Rencananya, KKN Di Desa Penari Luwih Dowo Luwih Medeni akan tayang di bioskop mulai 29 Desember 2022. (Sumber: Jpnn.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2262 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2168 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1603 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1496 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli