Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Gadis 13 Tahun Jadi Miliarder dalam 1 Tahun dari Jualan NFT
BERITABALI.COM, DUNIA.
Nyla Hayes, gadis berumur 13 tahun telah menemukan rahasia sukses yang membuatnya jadi kaya raya, yaitu dengan menjual karya seninya sebagai Non Fungible Token (NFT).
Hayes menggambar sosok wanita yang merupakan beberapa tokoh mulai dari mantan Hakim Agung AS Ruth Bader Ginsburg, hingga aktris Lucille Ball.
Gambar-gambar miliknya tersebut kemudian diubah menjadi NFT dan menjualnya di situs penjualan NFT.
"Saya suka menggambar wanita dari seluruh dunia karena saya sangat menyukai budaya yang berbeda dan latar belakang yang berbeda," kata Nyla Hayes dikutip dari Today.com, Senin (11/4/2022).
Koleksi NFT yang dibuat Hayes dinamai “long neckies” atau leher panjang. Hal tersebut sesuai detail karya gambarnya yang menunjukkan sosok seorang wanita dengan leher yang panjang.
Penggambaran leher yang panjang ternyata muncul karena kesukaan Hayes terhadap dinosaurus Brontosaurus, jadi dia memberi mereka nama panggilan yang lucu.
"Saya tidak tahu harus menyebutnya apa. Jadi saya hanya menganggap mereka sebagai 'long neckies'. Awalnya saya hanya ingin menyatukan dua hal yang saya sukai, yaitu Brontosaurus dan wanita. Saya ingin menunjukkan betapa cantik dan kuatnya wanita, dan saya juga memikirkan brontosaurus,” jelas Hayes. (Sumber: Liputan6.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4398 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1745 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1493 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 979 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 912 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun