Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Gateball Buleleng Raih Juara Umum II Porjar Bali 2026
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kontingen Gateball Kabupaten Buleleng kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026. Bertanding di Halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung pada 6-8 Juni 2026, atlet-atlet Buleleng sukses mengantongi 11 medali dan mengantarkan daerah ini meraih predikat Juara Umum II.
Dari total 11 medali yang diraih, empat di antaranya merupakan medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu. Capaian tersebut menempatkan Buleleng sebagai salah satu kekuatan utama cabang olahraga gateball di Bali.
Empat medali emas disumbangkan dari nomor Single Putra SMP, Single Putri SMA, Ganda Mix SMP, dan Triple Mix SMA. Sementara empat medali perak diperoleh dari nomor Single Putra SMA, Single Putri SMP, Ganda Mix SD, serta Beregu Mix SMP. Adapun tiga medali perunggu diraih melalui nomor Single Putra SD, Single Putri SD, dan Beregu Mix SD.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Buleleng, I Nengah Kariata, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, official, sekolah, dan orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan hingga pelaksanaan pertandingan.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama dalam memajukan olahraga gateball di Kabupaten Buleleng.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. Saya sangat bangga terhadap perjuangan para atlet yang telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Buleleng di tingkat Provinsi Bali,” ujarnya.
Kariata menjelaskan, capaian pada Porjar Bali 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Porjar Bali 2025, Gateball Buleleng berhasil mengoleksi 10 medali yang terdiri dari empat emas, dua perak, dan empat perunggu.
Tahun ini, jumlah medali meningkat menjadi 11 keping dengan tambahan perolehan medali perak yang lebih banyak. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa kualitas atlet gateball Buleleng semakin merata di berbagai kelompok usia.
Menurutnya, peningkatan ini menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan prestasi pada masa mendatang.
Meski berhasil menempati posisi Juara Umum II, Pengkab Pergatsi Buleleng tidak ingin cepat berpuas diri. Evaluasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan performa atlet, khususnya pada nomor-nomor yang belum mampu menghasilkan medali emas.
Selain itu, pembinaan atlet usia dini juga akan terus diperkuat melalui pemetaan atlet potensial sejak tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Program pembinaan akan difokuskan pada peningkatan teknik dasar, strategi permainan, mental bertanding, serta menambah pengalaman kompetisi melalui berbagai kejuaraan dan pertandingan uji coba.
“Kami akan terus melakukan pembinaan berjenjang dan pemetaan atlet potensial sejak usia dini. Harapannya, regenerasi atlet dapat berjalan dengan baik sehingga prestasi Gateball Buleleng dapat terus meningkat pada masa mendatang,” katanya.
Dalam persaingan Porjar Bali 2026, Kota Denpasar kembali tampil sebagai Juara Umum I dan menjadi pesaing terkuat bagi daerah lainnya. Namun demikian, hasil yang dicapai Buleleng tahun ini menunjukkan kemampuan atlet-atletnya untuk bersaing secara kompetitif di tingkat provinsi.
Kariata menilai capaian tersebut menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mengejar hasil yang lebih baik pada ajang berikutnya.
“Denpasar masih menjadi kekuatan utama gateball di Bali. Namun hasil tahun ini menunjukkan bahwa Buleleng mampu bersaing dengan sangat baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki diri dan menargetkan hasil yang lebih baik pada Porjar berikutnya,” imbuhnya.
Di sisi lain, perkembangan olahraga gateball di Kabupaten Buleleng terus menunjukkan tren positif. Semakin banyak sekolah yang mulai mengenalkan dan mengembangkan cabang olahraga ini kepada para siswa.
Kondisi tersebut membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang dapat menjadi andalan Buleleng pada masa mendatang. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam proses pembinaan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana latihan, kebutuhan peningkatan frekuensi kompetisi usia dini, serta perlunya dukungan lebih luas dari berbagai pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, KONI Kabupaten Buleleng, sekolah-sekolah, pelatih, official, orang tua atlet, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan selama pelaksanaan Porjar Bali 2026,” tandas Kariata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli