Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Gempa Sichuan China Tewaskan 74 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban gempa di Sichuan, China, terus bertambah hingga mencapai 74 orang terhitung hingga Rabu (7/9). Kondisi pun belum aman karena masih terjadi tiga gempa susulan pada hari ini.
Baca juga:
China Setujui Vaksin Covid Yang Dihirup
Berdasarkan laporan media pemerintah China, People's Daily, 34 orang tewas di Kota Ya'an, sementara 40 lainnya meninggal di Prefektur Ganzi.
Selain itu, Reuters juga melaporkan total 259 orang terluka dan 26 lainnya masih hilang akibat gempa tersebut.
Gempa bermagnitudo 6,8 melanda Sichuan pada Senin (5/9). Ini merupakan gempa terkuat yang mengguncang China sejak 2017.
Belum selesai, China melaporkan tiga gempa susulan dengan magnitudo 3 sepanjang hari ini di lokasi pusat gempa sebelumnya.
Akibat bencana ini, lebih dari 21 ribu harus dievakuasi dari area yang rentan mengalami tanah longsor ataupun keruntuhan bangunan.
Sampai saat ini, regu penyelamat masih menyusuri desa terpencil di wilayah barat daya China untuk menemukan orang yang selamat dari bencana ini. Puluhan orang diduga masih terdampar ataupun hilang.
Salah satu perempuan yang selamat dari bencana ini sempat mengisahkan kondisinya kepada media Red Star News. Ia terjebak selama lima jam di salah satu hotel yang runtuh di Kota Moxi.
"Kepala saya tersangkut di dua rongga, dan kaki saya tertimpa meja. Saya hanya bisa bersandar dalam satu posisi, pasrah pada nasib saya. Saya tidak tahu siapa yang menyelamatkan saya," ujarnya.
Sementara itu, video yang disiarkan media CCTV menunjukkan guru-guru di salah satu TK membangunkan murid, kemudian mengevakuasi mereka saat gempa terjadi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan