Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Gepeng Ditemukan Tewas di Jalan Udayana
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang Gelandangan dan Pengemis, Gepeng, tanpa identitas yang jelas ditemukan tewas di Jalan Udayana Seririt. Jenazah gepeng yang kerap mangkal di seputaran Pasar Buah itu kemudian diserahkan kepada warga muslim di Desa Pengastulan untuk dikuburkan.
Tewasnya Gepeng yang kemudian diketahui bernama Masinem (70) dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Medis Puskesmas Seririt bersama Polsektif Seririt.
Diduga Masinem tewas karena sakit. Hal itu juga dikuatkan dari olah lokasi peristiwa pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Selasa (28/4), korban yang tidak memiliki keluarga itu dikuburkan di Kuburan Muslim Desa Pengastulan.
“Untuk sementara ini korban yang menggepeng sejak Tahun 1976 itu, meninggal dunia karena sakit yang dideritanya, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di sekitar jalan udayana seririt,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP Ketut Naya.
Masinem yang keseharian hidup sebatang kara itu ditemukan oleh warga, tergeletak di sekitar jalan udayana tidak jauh dari Pasar Buah Seririt hanya mengenakan sarung warna merah,tanpa baju.
”Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa. Dari pemeriksaan medis yang dilakukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, diduga korban sakit dan terjatuh hingga meninggal dunia,” ujar Naya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 660 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 622 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 380 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 322 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun