Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Gerindra Tak Menyesal Telah Besarkan Jokowi
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Partai Gerindra mengklaim sebagai mesin politik yang membesarkan nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Sebab, tanpa dorongan Gerindra, PDIP tidak berani mengambil keputusan untuk mengusung Jokowi ke arena Pilkada DKI.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo dalam sebuah diskusi politik bertajuk 'Memilih Capres Secara Rasional', Jakarta, Sabtu (14/9/2013).
Menurutnya, tanpa dukungan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto maka Jokowi tidak menjadi orang nomor satu di DKI.
"Kalau bukan Gerindra yang mendorong Jokowi maju calon Gubernur tidak bisa, karena awalnya PDIP sendiri tidak berani," kata Edhy.
Meski posisi Jokowi saat ini mengancam jalan Prabowo menuju RI 1, menurut Edhy bahwa partainya tidak menyesali dukungannya kepada mantan Walikota Solo itu.
"Kami tidak merasa menyesal sampai Jokowi besar di Jakarta. Dibalik murid yang pintar ada guru yang hebat," tegas Edhy," tegasnya.
Edhy mengatakan, partainya tidak keberatan jika Jokowi nanti maju sebagai kandidat Capres. Mengingat, pencapresan Prabowo sudah harga mati.
"Jadi tidak masalah di 2014 nanti ada persaingan guru dan murid tidak masalah," demikian Edhy.
Sebelumnya, menurut pengamat politik Boni Hargens, belum ada Capres yang bisa mengimbangi elektabilitas mantan Walikota Solo itu.
"Kalau bicara Capres, saya kira tidak ada yang bisa lawan Jokowi," kata Boni, dalam diskusi politik bertajuk 'Memilih Capres Secara Rasional', Jakarta, Sabtu (14/9/2013).
Kebesaran Jokowi, kata Boni, tidak luput dari hasil kerja keras Prabowo Subianto. Untuk itu, Prabowo diminta berbesar hati untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2014 nanti.[bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan