Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Gianyar Miliki PAUD Berbasis Hindu
Senin, 28 November 2016,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com - Gianyar. Harapan para orang tua yang selama ini berangan-angan agar ada Pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berbasis Hindu bakal segera terwujud. Pasalnya Pemkab Gianyar di tahun 2016 telah membentuk PAUD Hindu secara bertahap. Dengan menghadirkan Prof. Windia sebagai narasumber, Pemkab Gianyar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar mengadakan sosialisasi Pengembangan PAUD Berbasis Hindu di PLUT UMKM Bedulu, Gianyar (26/11) lalu.
Menurut Prof Windia, PAUD Hindu adalah pendidikan anak usia dini di mana metode pendidikan berbasis agama Hindu pada perangkat pendidikan dan atmosfer pendidikannya. Selama ini menurut Prof. Windia, anak-anak di PAUD hanya diperkenalkan salam menurut ajaran agama Hindu dan tri Sandhya.
Namun dalam PAUD berbasis Hindu, akan diberikan pendidikan agama Hindu lebih banyak namun tetap dalam metode pembelajaran anak usia dini yaitu dengan cara bermain.
PAUD Hindu ini juga didukung oleh kelembagaan yang menaunginya yaitu berbadan hukum atau yayasan, didukung sarana dan prasarana terutama tenaga pendidik yang terlatih. Hal yang tak kalah pentingnya lagi adalah adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat tertutama dari kalangan orang tua murid.
“PAUD berbasis Agama Hindu ini perlu dikembangkan, mengingat makin derasnya era teknologi saat ini mengancam degradasi moral anak bangsa. Jadi mereka harus diberi bekal pendidikan agama sedini mungkin,” tegas Prof Windia.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, PAUD Berbasis Agama Hindu ini merupakan program dari pusat. Saat ini telah dibentuk tiga PAUD Hindu yang dibagi menjadi menjadi tiga zona yang meliputi zona utara (Kecamatan Payangan, Tegallalang, Payangan dan Tampaksiring). Zona tengah (Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh) dan zona selatan (Kecamatan Sukawati dan Ubud).
Menurut Ny. Adnyani Mahayastra, dalam PAUD Hindu nanti metode pembelajarannya akan sama seperti biasa. Tetap mengedepankan belajar sambil bermain namun dalam permainan tersebut akan diselipkan permainan tradisional Bali yang mengandung konsep-konsep agama dan budaya Hindu.
Diharapkan, kedepan Pemkab Gianyar mampu mewujudkan 14 PAUD Hindu untuk tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar.
Hadir sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut adalah bendesa dan prebekel di Kecamatan Blahbatuh dan Gianyar, Kepala UPT Disdikpora Kec. Gianyar dan Blahbatuh, Bunda PAUD serta pengurus PAUD Desa Blahbatuh dan Gianyar. [rls/eni/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1418 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1076 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 919 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 813 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026