Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
GM Bandara Ngurah Rai Meninggal Mendadak
Tuban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penerbangan PT. Angkasa Pura I (PAP), Ngurah Rai Tuban, Kamis (12/6), berduka. Diduga terkena stroke, General Manager, I Nyoman Suwetja Putra SH, MM, meninggal dunia, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Graha Asih Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta. Sebelumnya, Suwetja yang Oktober nanti bakal pensiun, ditemukan pingsan di ruang kerjanya.
Diketahui, I Nyoman Suwetja, seperti biasa masuk kerja. Lima menit berada di ruangan, tiba-tiba terdengar suara dengkuran.
Suwandi, salah seorang staf sekretaris Suwetja, masuk dan melihat posisi bosnya pingsan di kursi duduk. Pingsannya Suwetja menghebohkan anak buahnya. Dokter Angkasa Pura pun dipanggil untuk memeriksa keadaan Suwetja. Sadar belum ada tanda-tanda kesembuhan, alhasil, mantan kepala cabang PT (Persero) Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang itu, langsung dilarikan ke Rumah sakit Graha Asih Jalan Bay Pass Ngurah Rai Kuta.
“Suwandi lalu meminta bantuan dan tak lama dipanggil dokter Angkasa Pura. Karena belum menunjukkan kesembuhan dibawa ke rumah sakit Graha Asih,” jelas PjS Divisi Hukum dan Humas PT. Angkasa Pura, Dewa Putu Kramas.
Lima menit menjalani perawatan, Suwetja yang asli Payangan Gianyar, meninggal mendadak. Diduga, korban meninggal karena stroke. Sementara itu, istri Suwetja, yakni, Dra. Putu Karsiati dan empat anaknya, 3 putri dan 1 putra, tiba di rumah sakit setelah menerima informasi dari pihak Angkasa Pura.
“Mungkin terkena serangan jantung,” bebernya.
Benarkah ? Menurut Kramas, belum lama ini, Suwetja menjalani perawatan dari Dokter Angkasa Pura dan disarankan istirahat. Namun karena tuntutan kerja yang menumpuk, penerima penghargaan Adi Karya Dirgantara Sewaka Tahun 2001 oleh Menteri Perhubungan itu, tetap bekerja.
“Pak Suwetja pejabat yang pekerja keras. Disiplin, dan kebijakannya selalu bisa diterima pegawai disini,” kenang Kramas.
Dikatakannya, jasad Suwetja sudah dibawa keluarga ke rumah duka di Payangan Gianyar. Hingga kini belum diketahui kapan diaben. Pasalnya, pihak keluarga belum memberikan jawaban kepada Angkasa Pura.
Menurut Kramas, sementara ini pengganti posisi Suwetja diisi PJS Gusti Ketut Mangku sebagai Manager Komersial dan Pengembangan Usaha, Angkasa Pura.
“Menyangkut meninggalnya pak Suwetja sudah dilaporkan ke kantor pusat dan masing-masing cabang Angkasa Pura,” ucapnya. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan